Ada Apa dengan Facebook?

Dikirim Pribadi, Sosial dengan kaitan (tags) , , , , pada Mei 26, 2009 oleh Piko

Jika selama ini saya selalu mengikuti kemudian menelaah secara mendalam lalu cenderung mengamini fatwa MUI, tapi kali ini dari hati kecil saya kok rasanya setengah men-deny fatwa MUI yang satu ini ya. Kenapa ya?

Selama ini niatan dan kegiatan yang saya lakukan di perkancahan Facebook selalu didasari oleh pemikiran silaturahmi, baik dengan teman lama maupun teman baru. Bagi saya nilai silaturahmi sangat penting dan Facebook mampu memfasilitasi hal tersebut dengan baik, apalagi di era modern ini budaya komunikasi langsung (face-to-face) antar manusia sangatlah sulit dilakukan. Yang disebut dengan shifting communication culture telah mencapai tahap dimana, misalnya ada 2 orang yang saling berteman akrab dan tinggal di kota yang sama, namun atas dasar kesibukan masing-masing maka untuk berinteraksi secara langsung sangatlah sulit untuk dilakukan sehingga diperlukan alat bantu berupa media handphone dan internet.

Hal kedua, Facebook merupakan alat atau media yang sangat efisien dan menakjubkan apabila kita bergerak di bidang bisnis. Dengan adanya Facebook, saya sendiri telah merasakan manfaat yang positif untuk bisnis saya.

Saya rasa keuntungan lainnya masih banyak lagi sehingga jika dipikir apakah Facebook mengandung unsur mudharat, justru saya bilang sebaliknya!

Makanya saya kok bingung apabila MUI sampai berencana ingin mengharamkan Facebook dengan alasan bahwa media tersebut banyak mudharatnya. Sekedar cerita pribadi, kebetulan ada rekan saya yang selingkuh. Justru dia takut dan sampai sekarang tidak mau gabung ke Facebook meskipun saya paksa karena alasannya, apabila sudah masuk di Facebook maka bisa-bisa ketahuan.

Menurut saya, semua benda yang ada di dunia ini pastilah mengandung sifat baik dan buruk. Namun semuanya tergantung pada individu yang memanfaatkannya. Bahkan Al-Qur’an pun bisa digunakan sebagai alat kejahatan dan kemusyrikan. Lalu apakah lalu Al-Qur’an harus diharamkan juga sama MUI? Aje gile!

Ada pula yang bilang bahwa Facebook itu adalah alat CIA untuk mendata seluruh penduduk di dunia untuk kepentingan intelijen. Ya silahkan saja, menurut saya itu sah. Wong kemarin sempat ada kasus pembunuhan dan polisi berhasil meringkus tersangka berkat Facebook. Lalu Facebook juga digunakan sebagai ajang dakwah beberapa ustadz, yakni dengan membuat group discussion. Dan masih banyak kegunaan lainnya yang saya pikir sah-sah saja.

Marilah kita berpikir positif karena dimana kita berpikir positif maka hal-hal yang kita perbuat akan menjadi positif pula. Semua tergantung niat kita masing-masing.

Kalau mau mengharamkan, ya mending sekalian saja BlackBerry dan Internet yang diharamkan. Khan gak ada tuh yang buka Facebook  ^_^

Gue yang Golput di 2009

Dikirim Politik, Pribadi dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , pada Maret 30, 2009 oleh Piko

Gue Golput neh!…yaiks tapi bukan karena niatan gue sendiri melainkan sistem birokrasi pindah KTP yang bikin lama sehingga gue perkirakan sampai pada saat hari H pesta rakyat tersebut, gue masih belum punya KTP.

Tapi walaupun gue Golput, mungkin ada baiknya kalo para pembaca sedikit menyimak rekomendasi gue. Sori, disini tulisan gue bersifat subjektif alias dari pengamatan pribadi gue, jadi harap maklum aja kalo ada yang tidak berkenan apalagi tersinggung sama tulisan gue.

Oh iya, mungkin gue juga gak bakalan menampilkan 44 partai peserta PEMILU 2009 karena gak semuanya gue kenal. Nih:

  1. Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA). Jika dilihat dari visi, HANURA punya 2 (dua) visi, yakni Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat. Nah, kalo gue lihat nih, visi Kemandirian Bangsa kok sifatnya terkesan hanya sementara saja ya. Padahal yang namanya visi kan harus menjadi suatu tujuan yang selalu dapat relevan sepanjang masa.hanura

    Kemandirian Bangsa
    Bangsa Indonesia saat ini terasa tidak mandiri lagi. Banyak tekanan dan intervensi asing yang sudah merajalela merugikan kehidupan seluruh bangsa. Kita harus rebut kembali, bangun kembali kemandirian kita dalam penyelenggaraan negara.”

    Hidup di era global ini rasanya tidak mungkin apabila kita sebagai suatu bangsa dapat berdiri dengan sendiri, alias melepaskan diri dari komunitas global. Kenapa visinya tidak “Indonesia sebagai penentu komunitas global” atau “Indonesia diperhitungkan dunia”. Baca selebihnya »

Sebuah Slumdog Millionaire

Dikirim Hiburan, Pribadi dengan kaitan (tags) , , , , , , , pada Maret 23, 2009 oleh Piko

Jai Ho

Slumdog Millionaire…humm…gue kasih two thumbs up buat film ini. Bukan karena gue item atau karena gue orang Asia tapi karena film ini emang bagus banget! Si Gembel Milyader mungkin lebih tepatnya jika diartikan ke bahasa Indonesia.

Film ini mengisahkan seorang pemuda bernama Jamal Malik, seorang chai-wallah atau pengantar teh di sebuah perusahaan operator telekomunikasi di Mumbai yang menjadi milyuner karena berhasil menjawab semua pertanyaan di sebuah acara kuis terkenal, Who Wants To Be Millionaire. Adapun keinginan kuat mengikuti kuis ini bukanlah karena Jamal ingin kaya tetapi demi menggapai cintanya yang hilang maka dia rela mengikuti acara ini dengan harapan bahwa cintanya, Latika, akan melihatnya di televisi.

Yang membuat gue berdecak kagum bukanlah kisah cintanya yang setia dan yakin pada satu pilihan, tetapi gambaran masa lalunya sebagai seorang anak kecil yang hidup di tengah-tengah kemelaratan kota Bombay yang teramat parah. Bayangkan saja ketika Jamal kecil, lapangan terbang dijadikannya sebagai arena bermain cricket. Lalu …maaf… berak pun di atas sebuah gubug yang teramat jorok. Ditambah lagi dengan lingkungan sosial yang teramat kejam dimana Jamal, Latika, dan Salim (si kakak) sempat dijadikan pengemis paksa oleh kelompok geng yang menggunakan anak-anak untuk mencari uang.

Jamal Kecil Pup menunggu Amitha Baccan

Salah satu adegan yang parah adalah ketika seorang anak yang pandai bernyanyi dibius dan kedua matanya dicongkel demi menjadikan anak tersebut buta. Sebab jika buta maka anak tersebut akan lebih banyak mendapatkan uang apabila mengemis.

Baca selebihnya »

Tips Jitu Buat Para Caleg Legislatif 2009

Dikirim Tips & Trik dengan kaitan (tags) , , , pada Maret 1, 2009 oleh Piko

Gile! Hampir di setiap sudut jalan ditempeli banner iklan caleg legislatif dari berbagai partai yang akan bertanding di ajang 2009 ini. Gue juga jadi kasihan sama tukang Sedot WC dan Badut Sulap, soalnya lahan iklan mereka ‘dihabisi’ oleh iklan para caleg ini. Bahkan kalo gue ke toilet umum di pintu masuknya juga suka ada iklan caleg. Yang paling gue perhatikan adalah janji-janji mereka, semuanya generik.

Nah menurut gue nih, biar didukung masyarakat Indonesia, gue punya ide gila mengenai program yang perlu dilaksanakan jika mau dipilih sama masyarakat:

· Ekstrim tapi kenyataan, si caleg perlu bilang terus terang bahwa jika terpilih, maka “Ketuhanan Yang Maha Esa” diganti dengan “Tuhan orang Indonesia adalah uang dan egoisme pribadi”. Pasti si caleg dipilih karena memang kenyataannya memang demikian.

· Masyarakat Indonesia punya hobi buang sampah di sembarang tempat, dari mulai di selokan sampai terang-terangan buang sampah lewat jendela mobil seenaknya pada saat di jalan raya. Caleg yang pintar seharusnya jeli melihat kebiasaan ini. Maka kampanye yang bagus untuk dijalankan: “Jika saya terpilih, seluruh tanah dan air wilayah Indonesia akan saya jadikan tempat sampah”.

· Masyarakat Indonesia paling suka serba-serbi berbau ke-Barat-Baratan apalagi dalam berbahasa jika tidak menggunakan istilah bahasa Inggris rasanya ada yang kurang alias gak gaul.Kampanye yang bagus: “If I’m elected, English will be Indonesian first and official language”.

· Masyarakat Indonesia paling suka dibohongi, jadi kalo mau bikin kampanye, seperti ini: ”Jika saya terpilih, sembako gratis, harga bensin turun 10X dalam setahun, pupuk dijamin murah meriah!”.

· Masyarakat Indonesia pengen cepat kaya tapi sedikit bekerja, maka yang bagus: “Jika saya terpilih, cukup Anda investasi ke saya 10 juta maka Anda akan mendapat pendapatan pasif 1 milyar di akhir tahun”.

· Masyarakat Indonesia hobi bergaya hidup mewah walaupun terlihat ‘maksa’, maka sebaiknya caleg itu harus berpenampilan ala artis sinetron, tunjukkan kalo si caleg doyan nongkrong di café, trus kalo berpose usahakan logo merek mahalnya kelihatan.

· Masyarakat Indonesia suka dengan ocehan dan kata-kata manis yang bertele-tele, jadi usahakan setiap berpidato selalu gunakan narasi yang panjang, kalau perlu perbanyak janji-janji surga.

· Masyarakat Indonesia suka dengan gossip dan bukan fakta (karena bisa ditambah bumbu), maka caleg seharusnya lebih banyak berkampanye melalui media infotainment.

· Masyarakat Indonesia, terutama kaum mudanya, paling hobi download 3GP adegan porno, maka strategi yang terbaik adalah dengan merekrut ahli animasi atau desain grafis dan suruh dia edit adegan porno dimana muka lawan politik si caleg di-crop menggantikan pemain porno yang asli. Lalu beri judul yang jelas, misal: “caleg partai X berasmara di bawah pohon duren”, “ABG digerayangi caleg Y”, dan lain sebagainya. Dijamin efektif.

· Masyarakat Indonesia hobi mengikuti dan mengimani ramalan yang sifatnya penuh dengan mistis. Gampang! Bayar saja beberapa dukun terkenal plus media, dan suruh mereka bilang bahwa si caleg adalah calon pemimpin yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia selama ini sebagai juru selamat.

· Balik tentang ke-Barat-Baratan, trik yang cukup jitu adalah si caleg berpose dengan bule. Entah bule itu siapa tapi cukup suruh si bule seakan-akan kenal akrab dengan caleg. Dijamin cespleng.

· Masyarakat Indonesia selalu menganggap bahwa bumi, tanah, dan air wilayah Indonesia adalah untuk kepentingan rakyat. Maka yang bagus: “Jika saya terpilih, tebang pohon manapun dan berapapun adalah dibolehkan karena pohon tersebut milik bersama”. Lalu “Ikan dan hewan, silahkan diburu semaunya karena toh milik rakyat”.

· Masyarakat Indonesia suka sekali dengan seks, mulai dari dalih poligami yang tidak pada kaedahnya, kehidupan metropolis alias kumpul kebo, poliandri, tante girang, homoseksual, hingga bencong mania. Makanya itu, si caleg perlu membuat janji bahwa jika ia terpilih maka semua larangan mengenai hal tersebut akan dihapuskan.

Sebenarnya masih banyak lagi ide gila yang mungkin bisa jadi tips dan trik jitu agar si caleg dipilih. Tetapi kalo dibeberkan semua, nanti para caleg jadi nggak kreatif donk soalnya ide-ide disini dicontek semua sama mereka. Buntutnya semua caleg programnya seperti di atas, walhasil program di atas akan jadi program generik.

Secara pribadi, kalo ada caleg yang bener-bener ngejalanin ini namanya caleg gebleg. Ini khan cuma menyindir aja dengan kondisi yang ada sekarang.

Hillary ke Indonesia?

Dikirim Nasional, Politik dengan kaitan (tags) , , , pada Februari 17, 2009 oleh Piko

Untung Hillary Clinton bukanlah Rihanna yang urung tampil di Jakarta karena ditonjok sama pacarnya. Gue yakin bahwa rencana Hillary Clinton, sebagai Menlu AS di era kepemimpinan Barack Obama ini, akan tetap menjadwalkan Indonesia sebagai salah satu negara yang akan dikunjungi dalam rangka kunjungan luar negeri perdananya. Lalu apa sih yang bisa dipetik dari kunjungan yang dijadwalkan 18 – 19 Februari 2009 mendatang? “Not much but important” kalo bahasa Amerikanya bilang.

Pesan khusus Obama yang membawa misi bahwa AS ingin lebih dekat dengan dunia Islam akan mulai diwarnai dengan kunjungan madam Hillary ini. Jelas disebutkan bahwa Indonesia punya potensi yang sangat besar dalam pengaruhnya terhadap negara-negara berpenduduk Islam lainnya karena Indonesia mempunyai penduduk dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Paling tidak dengan adanya lobby madam Hillary, maka Indonesia diharapkan mampu menjembatani diplomasi antara AS dan Palestina. Tapi apa untungnya ya buat AS? Kenapa tidak mereka sendiri saja yang melakukan lobby?

Nah ini dia nih yang menurut gue rada aneh, soalnya Palestina memang dekat dengan Indonesia tetapi tidak sedekat Hamas dengan Iran atau Syria. Lalu Indonesia, meskipun jumlah muslimnya terbanyak di dunia, bukanlah sebuah negara yang cenderung melakukan berbagai kebijakan bernafaskan Islam melainkan lebih kea rah sebuah negara yang sekuler dan liberal.

Ditambah lagi, sudah terlalu banyak kepentingan AS yang diakomodir oleh Indonesia. Jadi apa sih arti signifikansi kunjungan tersebut? Kalo gue bilang sih lebih kea rah simbolis saja. Istilahnya “ini loh, negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia bias bergaul akrab dengan AS”.

Menlu AS

Menlu AS

Ada yang bilang bahwa alasannya adalah karena Indonesia berhasil meningkatkan GDP dua kali lipat dan termasuk di dalam 20 GDP negara terbesar. Kalo gue bilang sih alasan ini juga kurang tepat soalnya jelas-jelas Indonesia masih belum punya blueprint perekonomian. Lalu kebijakan-kebijakan efisiensi ekonomi yang diterapkan di Indonesia kebanyakan masih bersifat short – medium term plan saja. Kemudian sensitifitas fluktuasi ekonomi Indonesia masih sangat dipengaruhi ekonomi AS, meskipun kebijakan moneter yang ada sudah baik. Perputaran modal dunia pun tidak didominasi oleh Indonesia.

Ada juga yang bilang bahwa madam Hillary akan membawa misi tentang HAM, kerjasama dagang, isu ASEAN, perubahan iklim dan isu global. Kalo gue bilang sih, agenda ini merupakan agenda klasik dimana pada era Bush, beberapa kali hal seperti ini dibicarakan. Jadi bukan merupakan isu baru.

Yang lebih konyol lagi, ada yang bilang bahwa kedatangan madam Hillary kali ini sebenarnya merupakan langkah awal kerinduan Obama akan Indonesia. Ah yang bener aja! Memang sih secara pribadi, Obama punya kenangan manis dengan Indonesia, tetapi hal tersebut gue bilang merupakan aspek romantisme historis belaka dan tidak akan beranjak menjadi sebuah program atau agenda tersendiri untuk Obama sebagai Presiden AS. Memangnya Indonesia ibarat kampung halamannya Obama. Pastilah Obama tidak bakal berpikir sebodoh itu.

Ah, kalo gue bilang sih, sepertinya misi Hillary kali ini ingin menegaskan agar Indonesia tetap menjaga aset-aset milik AS yang selama ini mengeruk sumber daya alam Indonesia, seperti Freeport, Exxon Mobile, dan lainnya. Selain itu, sepertinya AS ingin mengajak Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam agenda AS ke depan, agar sejalan.

Nah kalo yang barusan di atas ini sih gue setuju mengingat Indonesia memang lebih punya nilai strategis di mata AS sebagai peace keeper di rantau Asia Tenggara, jika dibandingkan sekutu AS yakni Australia dan Singapura, dimana kedua negara tersebut sepertinya punya banyak masalah dengan negara lain. Apalagi Australia yang ditolak mentah-mentah apabila ingin banyak andil dalam urusan rumah tangga Asia Tenggara.

Terima Kasih Israel

Dikirim Militer, Politik, Pribadi dengan kaitan (tags) , , , , , pada Januari 18, 2009 oleh Piko

Di sebuah sudut jalan di Gaza – Palestina, terlihat hampir dua kilometer deretan anak-anak dan wanita Palestina. Mereka melambaikan salam dan mengucapkan terima kasih kepada iring-iringan tank Merkava (tank Israel) dan puluhan tentara IDF (Israel Defence Force) yang menuju ke arah kota Gaza. Hal ini memang sudah lumrah karena orang Palestina memang terkenal dengan keramahan dan rasa tahu terima kasih yang tinggi.

Di sisi lain, para tentara Israel tersebut terlihat bermuka kusut, harap-harap cemas, tegang, dan banyak yang terlihat takut tapi sombong. Seolah tidak tahu perang ini mau dibawa kemana arahnya. Baca selebihnya »

Perang di Gaza dilihat dari media massa

Dikirim Militer, Politik dengan kaitan (tags) , , , , pada Januari 15, 2009 oleh Piko

Beginilah nasib kita sebagai mahluk sosial yang selalu haus akan informasi mengenai kabar dan kejadian apapun yang terjadi di dunia, tentang manusia lain dan kehidupannya. Salah satu media utama yang sering dijadikan sumber informasi adalah surat kabar, internet, majalah, dan media massa lainnya. Masalahnya sekarang, bagaimana kita mampu mencerna berita-berita yang ada di media massa agar yang kita terima benar-benar berita objektif atau tidak berpihak pada opini atau kepentingan tertentu.

Dalam kaitannya dengan agresi militer Israel ke Jalur Gaza, jika kita lihat melalui internet, terlihat jelas bahwa media massa pun sulit mengelakkan diri dari yang disebut dengan subjektifitas, meskipun headline dan tema semua beritanya sama. Bahkan sangat mungkin bahwa setap media massa harus mengikuti apa yang Pemerintah ‘instruksikan’. Mari kita bandingkan suara apa saja yang dibawa dan perbedaan dari media massa di bawah:

Media Ulasan The New York Times – (media cetak AS). Lebih membela kepentingan Israel, namun tidak mau terlihat terang-terangan.
1. Serangan Israel ke jalur Gaza merupakan sebuah usaha untuk memberikan pelajaran pada teroris (baca: Hamas).

2. Kesalahan semakin kuatnya Hamas disebabkan karena Mahmoud Abbas selama ini terlalu lembek untuk menghentikan ektrimisme Hamas sehingga Israel terpaksa bergerak sendiri.

3. Sama sekali tidak memberitakan matinya serdadu Israel yang dibunuh pasukan Hamas atau Al-Qassam secara gambling/deskriptif.

4. Israel terpaksa menghancurkan sebuah sekolah PBB karena Hamas meluncurkan mortar terlebih dahulu. Hanya memberitakan bahwa beberapa wanita dan anak-anak tewas.

5. Tidak pernah berbicara tentang Islam, atau agama lainnya. Sangat sekuler.

6. Amerika Serikat mau mengakui Palestina jika Palestina mengakui Israel.
Baca selebihnya »

Ashraf dan BCL: Kisah Cinta 2 Bangsa

Dikirim Hiburan, Sosial dengan kaitan (tags) , , , , pada Nopember 24, 2008 oleh Piko

bcl_dan_asheraf-20081109-038-budi

Kalo yang namanya cewek Indonesia nikah sama cowok bule itu sih sudah biasa, iya nggak sih? Apalagi yang namanya artis kalo sudah mentok jodoh sama cowok Indonesia biasanya langsung cari bule buat digaet biar ratingnya naik lagi. Plus biar anaknya nanti bisa jadi artis karena berdarah Indo, katanya sih gitu.

Tapi artis yang satu ini memang benar-benar unik dan layak diacungi jempol. Namanya Bunga Citra Lestari atau dikenal dengan BCL (Unge). Pertama, karena cewek kelahiran Maret 1983 ini menikah dengan seorang artis Malaysia bernama Ashraf Sinclair. Pernikahan dua bangsa itu tidak mudah loh, apalagi sama-sama artis dengan kesibukan masing-masing yang sangat padat di negaranya.

Kedua, Ashraf Daniel Mohammed Sinclair ini, kalo temen-temen gue yang orang Malaysia bilang kalo dia ini dulu terkenal sombong dan sok ganteng. Begitu juga dengan BCL yang dulu digosipkan sempat meretakkan hubungan cinta artis kalangan atas dan bergaya sexy. Namun nampaknya mereka berdua sangat serius menjalin hubungan. Terlihat bahwa orang Malaysia sekarang bilang kalo Ashraf banyak berubah semenjak pacaran ama BCL, lebih down to earth dan murah senyum. Begitu juga dengan BCL yang kelihatan lebih menghindari gosip dan tidak lagi bergaya HOT, apalagi BCL terlihat lebih bersikap profesional dan fokus dalam musik. Hmmm…kalo gue lihat sih, kayaknya Ashraf tuh yang cinta mati sama BCL.

Ketiga, pernikahan mereka yang dilaksanakan di kedua negara dinilai sebagai pernikahan artis paling sempurna. Sempurna maksudnya, bukan karena MBA, tidak mengundang sensasi miring, berlangsung sebagaimana layaknya masyarakat biasa (walaupun tergolong mewah), dan nampak ketika pernikahan berlangsung, si mertua sepertinya sayang sekali dengan BCL.

Yah kalo gue sih, seperti pada pernikahan-pernikahan lainnya…berharap agar pernikahan mereka bisa langgeng, rukun, harmonis, dan tidak saling ego. Biar bisa jadi keluarga sakinah, mawaddah wa rohmah. Amien.

Reality Show Asli Indonesia

Dikirim Hiburan, Pribadi dengan kaitan (tags) , pada Nopember 23, 2008 oleh Piko

Seru nggak sih kalo bisa menyaksikan sebuah acara yang menayangkan perjalanan cinta seseorang yang notabene bukan artis, lalu menyaksikan seorang yang juga bukan artis lalu berjuang habis-habisan untuk bisa menuju sukses menjadi seorang juara…entah itu juara menyanyi, acting, maupun joged. Kemungkinan besar Anda kan menjawab “SERU”.

Tapi bayangkan, jika ternyata Anda telah dibohongi. Pasti sebel khan.

Nah, demikian dengan beberapa program acara reality show yang akhir-akhir ini marak ditayangkan di berbagai stasiun televisi di Indonesia. Yang lagi naik ratingnya biasanya program reality show yang menayangkan kisah bagaimana seseorang jatuh cinta dan berjuang untuk mendapatkan cintanya, atau seorang pemuda yang mendambakan kembali cinta lamanya agar bisa bersemi kembali, dan lain sebagainya.

Bukannya menuduh tapi beberapa kali gue coba untuk nonton acara-acara tersebut namun di akhir cerita gue selalu kecewa. Gimana tidak, pertama kali pas gue lihat …gue tuh terkesima karena kejadiannya emang benar-benar seperti di kehidupan sehari-hari. Tapi lama-lama merasa janggal karena beberapa episode selalu ada adegan perkelahian antara si cowok yang mendambakan seorang wanita pujaan dan pacar si cewek yang pada akhir cerita datang dan langsung main pukul tanpa aba-aba. Belum lagi kejadian yang sama berulang, yakni si cewek ngaku sudah menikah trus suaminya datang dan main pukul. Ada juga kejadian ternyata si cewek atau cowok yang dicari selama ini sudah meninggal, dan itu ditayangkan beberapa kali dengan versi berbeda.

Herannya lagi, kenapa mereka mau-maunya masalah pribadi disorot kamera gitu tanpa ada rasa risih. Lama-lama gue sangsi kalo yang ditayangkan itu benar-benar asli soalnya acara yang mirip-mirip tapi ditayangkan di stasiun televisi lain kok ujung-ujung ceritanya sama ya??? Gue yakin kalo adegan tersebut hanya dibuat-buat atau rekayasa hanya demi menarik perhatian pemirsa.

Walah kenapa ya televisi menayangkan acara yang sifatnya membodohi pemirsa. Kenapa sih mereka tidak coba menayangkan reality show yang benar-benar genuine. Padahal banyak loh ide-ide yang bisa ditayangkan tanpa harus membuat acara yang SOK reality show padahal sudah direkayasa.

Tambah kapok aja deh gue liat acara tivi di Indonesia.

Romantisme Obama-Indonesia

Dikirim Politik, Sosial dengan kaitan (tags) , , , pada Nopember 6, 2008 oleh Piko

A Night to Remember

A Night to Remember

Bagi rakyat Indonesia, nama Barack Obama sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga sehingga ketika beliau maju dalam pilpres AS baru-baru ini membuat banyak masyarakat yang antusias mengikuti perkembangannya, dari mulai politisi kawakan, manajer perusahaan hingga tukang sapu jalanan dan satpam. Padahal dulu ketika jaman Bush, AS seolah-olah adalah momok, biang, dan dalang berbagai ketidak adilan yang terjadi di dunia ini dan banyak orang benci AS. Namun semuanya seolah-olah disihir oleh Obama sehingga AS malah seperti kakak sendiri yang siap memeluk dan membela Indonesia.

Kemenangan Obama pada 5 November 2008 kemarin memang merupakan momen historis yang tidak mungkin terlupakan karena Obama terpilih menjadi presiden AS berkulit hitam pertama, dan juga mempunyai latar belakang keluarga yang berasal dari 3 benua.

Jika dilihat kedekatannya dengan Indonesia, Obama memang sangat dekat. Bagaimana tidak, adik tiri yang paling disayangnya adalah campuran Indonesia-AS. Lalu beliau juga pernah mengenyam sekolah SD selama 4 tahun di Menteng, Jakarta.

Belum lagi Obama masih fasih berbicara bahasa Indonesia. Hobinya main gundu atau kelereng, menangkap capung bersama dengan anak-anak kampung, dan gemar nonton kartun Batman bersama rekan-rekan sekelasnya di SDN 01. Baca selebihnya »