si Jacob hilang

Jacob

Pagi hari ini entah kenapa tiba-tiba feeling serasa gak enak. Tak berapa lama kemudian istri telpon memberi kabar bahwa Jacob hilang. Bagai disamber gledek bercampur sedih akhirnya gue terpaksa merelakan kepergian Jacob yang entah saat ini dimana. Jacob sudah bagaikan anak angkat gue, sudah menemani keluarga selama lebih dari 3 tahun. Tapi saat ini Jacob entah berada dimana.

Jacob yang gue maksud adalah seekor kakatua jambul kuning (bahasa Inggris: Yellow-crested Cockatoo). Kakatua (suku Cacatuidae) adalah jenis burung hias yang memiliki bulu yang indah dengan lengkingan suara yang cukup nyaring. Spesies ini termasuk salah satu burung dengan kecerdasan yang cukup bagus, sehingga sering digunakan untuk acara-acara hiburan di kebun binatang atau tempat hiburan lainnya.

Sungguh luar biasa, seperti halnya ikan Koi, kakatua mempunyai life-span / umur minimal 50 tahun sehingga dapat dikatakan sebagai teman hidup keluarga. Gue dapetnya dari temen bokap gue yang kebetulan waktu itu sedang dinas di Papua. Beliau, sebagai tentara, waktu masuk ke kampung pedalaman mendapat penghargaan dari suku setempat dan dihadiahi seekor kakatua, ya si Jacob itu. Merasa bahwa beliau sudah tua dan kewalahan mengurusi si Jacob yang memang bertingkah lucu dan nakal itu maka akhirnya diberikanlah Jacob ke gue…ya karena beliau tahu bahwa gue sayang binatang.

Seekor Jacob memang suatu sosok binatang yang unik dan manja. Bayangkan, Jacob hanya mau makan apa yang dimakan manusia…itupun harus dalam kondisi yang bagus. Setiap pagi menu susu hangat plus roti tawar selalu menjadi makanan kegemarannya. Kalau siang Jacob gemar menyantap buah-buaha, dan menu rutin di malam hari adalah bakwan goreng, kue jajanan pasar, terkadang keju. Wow setiap kali diberi makanan lezat pasti Jacob menari-nari dan bersenandung dengan melodi yang tidak jelas tetapi menghibur kami sekeluarga. Kerap Jacob berteriak “Assalamualaikum” ketika gue atau istri pulang. Bahkan kalau lapar Jacob kerap berteriak-teriak memanggil namanya sendiri…”Jacob..Jacob”.

Tadinya gue berpikir kalau sudah diatas 5 tahun maka Jacob akan gue serahkan ke tempat penangkaran agar nantinya dilatih menjadi liar lagi dan dilepas ke alamnya di Papua. Namun sayang niat tersebut tak terlaksana karena Jacob keburu dicuri orang…ah sedihnya hati ini.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s