ASEAN Charter dan Indonesia

Bagi yang belum tahu nih, ASEAN Charter merupakan sebuah bentuk konstitusi untuk ASEAN. Konstitusi berarti bahwa semua negara yang menjadi anggota ASEAN wajib dan harus mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan di dalam konstitusi tersebut. Sedangkan lingkup aturan main yang ditetapkan di dalam ASEAN Charter tersebut menyangkut hampir semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk juga kesamaan pandangan bahwa ASEAN merupakan wilayah yang bebas nuklir.

Terus terang gue tertarik banget dengan topik ini karena sebagai warga negara Indonesia sudah selayaknya tahu aturan main kita dengan tetangga dan apa bisa kita kontribusikan secara regional. Pada dasarnya ASEAN Charter ini mengarahkan kepada para anggota agar mempunyai satu visi dan misi ke depan untuk memajukan kesejahteraan dan kelanggengan masyarakat di Asia Tenggara, khususnya negara-negara anggota ASEAN.

Pertama kali ASEAN Charter ini di-draft-kan secara formal pada ASEAN Summit kesebelas yang diadakan di Kuala Lumpur tahun 2005. Pada saat itu, sepuluh negara anggota setuju untuk melanjutkan dan mematangkan konsep ini agar menjadi sebuah konstitusi bersama. Namun dengan dimasukkannya proposal mengenai HAM dan demokrasi, pada ASEAN Summit keduabelas tahun 2007, perbedaan pendapat antara negara anggota ASEAN mulai terjadi. Lucunya, Burma yang menjadi fokus masalah malah menyetujui adanya ratifikasi baru tersebut, sedangkan Indonesia, Thailand dan Filipina tidak mau menyetujui ratifikasi tersebut sebelum Burma benar-benar menerapkan kebijakan HAM dan demokrasi sesuai yang diharapkan oleh masyarakat dunia. Hingga saat ini, Filipina dan Thailand akhirnya dalam proses meratifikasi proposal tersebut, tinggal Indonesia yang kukuh tidak mau meratifikasi Charter sebelum Burma benar-benar tunduk secara nyata dalam mengimplementasikan HAM dan demokrasi. Jika Burma akhirnya tunduk maka nama Indonesia akan harum di mata dunia karena benar-benar dapat menyelaraskan apa yang ditetapkan di dalam ASEAN Charter.

Terlepas dari itu semua, kebayang nggak sih lo kalo ASEAN Charter ini 100% diratifikasi maka pada tahun 2015, seluruh masyarakat di negara ASEAN akan punya satu komitmen bersama, yakni implementasi ASEAN Charter. Nantinya (7 tahun lagi), kebijakan ekonomi yang berlaku akan lebih didominasi dengan ketetapan ekonomi regional. Begitu pula dengan kebijakan tarif, hukum, HAM, dan yang terpenting SDM. SDM Indonesia pada tahun 2015 tidak lagi berkompetisi antar sesama rekan senegara tetapi berkompetisi dengan SDM Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, dan 3 negara anggota ASEAN lainnya.

Siapkah kita?

9 Comments

  1. Konon, kalau ASEAN rapat, ide yang bagus datang dari anaknegeri tercinta, dan disetujui sambil dipuji-puji. Tahun berikutnya berbagi pengalaman atas pelaksanaan ide, anak negeri bercerita ide yang baru. hehehe…konon.

  2. waduh mas, seru juga tuh infonya atas ASEAN Charter, ya ide memang ide tapi implementasinya orang Indo emang susah, contoh aja ‘ide’ monorail yang ga juga jadi sampe sekarang bahkan terkesan ditinggalkan. yah percuma klo cuma punya ide tapi ga dituangkan dan dimplementasikan ya ga?
    ya klo emang AC udah di implementasi berharap aja ASEAN bisa semaju uni eropa siapa tau juga bisa ngebantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan seimbangnya mata uang di ASEAN. okeh?
    liat aja deh maenannya orang-orang penting top level ya mas……
    apapun hasilnya kita kan cuma rakyat yang di pimpin oleh pemerintah (Tau bener ato kagak tu pemerintah kita ikut ajah selama ga disuruh nyebuir jurang..)

  3. Asean Charter memerlukan telaahan secara ekonomis supply dan demand barang dan tenaga kerja yang disertai dengan kualitas barang dan tenaga kerja tersebut agar kita nggak cuma melontar ide tapi kejebak alias jadi korban ide sendiri…khan konyol kalo idenya dimanfaatin negara tetangga melulu…Hidup Indonesia…Banyak Orang pinter tapi sedikit yang bisa mewujudkannya.

  4. orang Indonesia memang jago kalo membuat wacana, tapi implementasi dan komitmen menjalankannya seringkali nol besar. Apalagi yang namanya konsistensi dan memikirkan efek samping dari suatu kebijakan….weleh…

  5. mantap, let’s go INDONESIA dengan adanya ASEAN Charter buktikan kalo’ INDONESIA mampu membawa perubahan dunia dan mengharumkan nama bangsa. Jangan cuma jadi penonton perubahan, kita harus menjadi bangsa yang membuat perubahan.
    INDONESIA………….
    Risen up…………….
    waving your flag on the world.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s