Polisi Ditendang Mahasiswa???

Polisi ditendang

Pas kena helm untungnya


Pulang kantor niatnya mau nonton berita di TV sambil santai minum teh eh malah jadinya geram, sedih dan bete bercampur iba melihat ulah beberapa oknum, entah mahasiswa Univ. Mustopo atau bukan, yang menendang seorang polisi patroli lalu lintas (Inspektur Dua Henrico Manurung) yang tidak lama lagi akan pensiun.

Gue geram karena selama ini yang biasanya menjadi tertuduh utama adalah aparat, namun dengan adanya kejadian ini menunjukkan bahwa masyarakat pun cenderung bersikap brutal dan emosional.

Gue sedih karena kenapa semua masalah dan kekesalan di negara kita ini seolah-olah harus disikapi dengan jalan kekerasan, anarkis dan harus selalu ada yang dijadikan kambing hitam.

Gue bete karena karena aparat penegak hukum sepertinya sudah tidak ada wibawanya lagi. Padahal gue pernah baca di salah satu literatur ilmu sosiologi (lupa judul maupun pengarangnya) bahwa salah satu gejala hancurnya suatu negara adalah dengan tidak adanya lagi kepatuhan hukum di dalam masyarakat negara tersebut.

Gue iba karena bagaimanapun bapak polisi tersebut adalah bagian dari msayarakat tetapi dianggap seolah mahluk asing yang harus dibasmi. Belum lagi Ipda. Manurung yang sebentar lagi pensiun malah dihajar oknum masyarakat.

Dalam kaitan ini, tidak semua polisi itu ‘nakal’. Polisi pun hanya menjalankan tugasnya agar mereka tetap bisa makan dan memberi nafkah untuk keluarga. Ipda. Manurung pun mugkin sedang dilanda sedih karena harga BBM naik. Jadi mengapa harus menjadi sasaran balas dendam dan amarah???

Untuk melihat cuplikan video dapat di klik di sini: www.okezone.com

20 Comments

  1. Gue juga kesel banget ama tuh “mahasiswa”.. soalnya pak manurung tu temen bokap gue dulu waktu tugas di jkt.
    Tapi mas kalo aparat kita nih sekarang.. wibawanya udah kagok oleh isu pelanggaran HAM. Coba mereka keras dikit aja udah diadukan ke Komnas HAM.
    Menurut gue nih.. berantas aja yang segelintir biar yang 235juta (penduduk indonesia) bisa hidup lebih baek..

    thanks.

  2. setuju……………malu ga sih, yang demo mahasiswa…tapi mbo ya pake acara pukul2an…bakar ban….bom molotov lah…apakah itu mencerminkan seseorang yang berpendidikan…coba contoh demo yang dilakukan oleh para supir angkot….simple tapi mengena…mereka tidak bakar2an ban..tapi hanya mogok narik angkot…damai………
    weleh weleh…

  3. sekarang saatnya masyarakat indonesia memilih, kita sekarang telah berada dipersimpangan. reformasi yang membela kebebasan sepenuhnya atau yang dapat diatur oleh aparat2 yang telah ditetapkan oleh undang2.
    dulu waktu kita masih di jaman orde baru kita sangat mendambakan kebebasan, liberal seperti US. tetapi lihatlah hasilnya sekarang…..
    Apakah pernah kasus yang ditangani oleh komnas HAM bukan mengenai TNI dan Polri?
    Mengapa selalu menyudutkan TNI dan Polri?
    INGAT!!!
    MAHASISWA YANG BRUTAL SEKARANG INI KELAK AKAN MENJADI PEMIMPIN INDONESIA !!!!!!

  4. Mari kita saling tanya “berapa persen sih oknum-oknum ini yang memilih bertindak brutal dan seenaknya jika dibandingkan dengan total populasi rakyat Indonesia?”

    Gue pikir hanya segelintir namun media lah yang selalu berhasil ‘menaikkan pamor’ mereka. Seolah-olah negara kita ini memang negara brutal!

    Dulu Indonesia disebut salah satu sebagai salah satu Macan Asia…kemarin sebagai Sarang Teroris…hari ini Negara Brutal…esok?? Ada 2 pilihan:
    1. Sebagai Negara Bangkrut
    2. Sebagai Negara Besar

    Kita semualah yang menentukan!

  5. Polisi ditendang? Kenapa?

    Pasti orang gila deh yang nendang polisi. Sudah tua begitu masih saja dihakimi sendiri. Kasian!

    Kalo saya yang jadi polisinya pasti udah saya DAR DER DOR si cepak itu

  6. trus terang waktu gw liat kejadian itu diTV gw geram banget..mahasiswa gila tuh..klo dia sadar.. punya otak ga mngkin tega ama polisi tua itu..orang semacam itulah yang pantas dihancurkan..

  7. mungkin udah waktunya depdiknas meng”akrabkan” dengan universitas melalui rektor masing2
    maksud gue dengan harapan bisa ditarik kesamaan visi antara pemerintah dgn universitas dalam hal berpendapat dalam negara hukum, dengan tujuan akhir menjadikan mahasiswa bisa lebih bertanggung jawab dalam demo dll
    misalnya, setiap demo harus bawa rancangan solusi…atau apaaa gitu…pokoknya harus ada sisi positifnya
    mudah2an makin lama kita semua makin tenang hidup di Indonesia kita

  8. bos loe lihat today dialogue di metro tv, bahwa yg memukul polisi bukan mahasiswa tp masyarakat umum. malah mahasiswa yang melerai. demikian keterangan mhs mustofo dalam debat antara mahasiswa uki, unas, mustofo, ui, masyarakat umum, andi malarangeng, kadiv humas polri, komnas ham di metro tv. jd tolong judulnya jangan menyudutkan mahasiswa

  9. dasar mahasiswa yang satu ini berhati binatang..
    apa dia gak punya hati dan otak ya bagai mana kalaw orang tua nya digituin orang apa gak sedih hatinya……..
    kasian dia sudah tua janganlah digituin……..
    percumalah kalaw kita mahasiswa tapi kalaw gak bisa bicara yang baik2..

  10. mungkin oknum ini adalah preman ato aparat keparat. kalo seandainya pihak yang lebih berwenang bs menghukum mati untuk para oknum2 preman ato aparat yang keparat..pasti negara indonesia tidak akan seprti ini
    pasti akan lbh tenang dan tentram…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s