Makanan Sehat ala Indonesia???

tukang bakso

Buat yang hobi kuliner tentunya Indonesia merupakan salah satu surga kuliner dimana jajanan yang tersedia sangat bervariasi. Namun sayangnya jajanan yang sangat beragam tersebut sering dinodai dengan ulah para penjual jajanan yang tidak memperdulikan kesehatan bagi pembeli, yakni kita. Memang tidak bisa sepenuhnya mereka kita salahkan, apalagi dengan naiknya harga BBM sekarang ini membuat penjual jajanan mencoba berbagai resep agar bisa tetap bertahan hidup walaupun terpaksa merugikan pembeli.

Hal seperti itu bukan lagi cerita too good to be true, tapi memang sudah menjadi kenyataan di sekitar kita seperti:

  • Ayam bumbu formalin (biar kenyal…yummieee…)
  • Es batu dan es serut yang biasa dipakai untuk cendol, es teler, cincau, dan sebagainya sebenarnya berbahan air mentah yang diambil dari sungai (biar murah dan memang lebih enak karena banyak bakteri E. coli-nya…hehehe)
  • Bakso daging tikus dan celeng (kenyal-kenyal gimanaaa gitu…enak deh pokoknya)
  • Buah potong ditambah zat kimia tertentu agar kelihatan selalu segar (emang segar sih…ya gak?)
  • Bakso boraks dan formalin (mulai marak lagi nih katanya)

Es campur

  • Jajanan anak SD yang menggunakan pewarna textile (hmmm…yummiie gak seh buat anak-anak)
  • Terasi campuran formalin + pewarna textile (wah nikmat banget nih pastinya)
  • Lalapan dicampur pestisida yang over dosage (nikmat banget nih buat yang takut sama ulat)
  • Daging sapi yang sebelum dipotong disuntik air biar kelihatan besar (are we eating or drinking?)
  • Makanan kaleng yang terlalu banyak pengawetnya + kadang kalo penyok suka ada bakterinya (wuiiih…ini dia toping baru)
  • Mie pangsit menggunakan cacahan ayam sisa pasar yang sudah tidak laku dan tidak segar (kelihatannya enak-enak aja tuh)
  • Aneka macam kerupuk dan keripik dengan olahan menggunakan pewarna dan zat kimia lainnya (wah makin seru aja nih kerupuk pake bumbu banyak)

Jadi gimana? Masih tertarik untuk jajan?

Pesan gue sih cuma 1…jangan lupa baca do’a sebelum makan…hehehehe

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s