<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Perang di Gaza dilihat dari media massa</title>
	<atom:link href="http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/</link>
	<description>::Manusia Harus Terus Belajar-mari kita sharing ide dan terus belajar::</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 12:03:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: romowage</title>
		<link>http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/#comment-255</link>
		<dc:creator>romowage</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 23:18:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://guegoblog.wordpress.com/?p=176#comment-255</guid>
		<description>Israel didirikan dengan membunuh, membantai, melakukan genocide dan pengusiran besar-besaran terhadap penduduk pribumi Palestina. Penduduk yang terusir itu sekarang hidup di pengungsian di negerinya sendiri dan di negera-negara tetangga Palestina.

Kini Israel juga membangun tembok ala tembok Berlin di masa rejim komunis di Jerman untuk memisahkan daerah yang telah direbutnya dan daerah jajahan yang masih dihuni rakyat Palestina. Tidak cukup dengan itu, Israel juga sudah setahun lebih memblokade Gaza, sehingga penduduk Gaza kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Wajar saja Hamas membalas kekejian Israel dengan menembakkan roket-roket kecil ke wilayah Palestina yang telah dijarah Israel.

Pembantaian oleh Israel bukan dilakukan kali ini saja dan bukan dilakukan satu dua kali. Mereka punya reputasi sangat meyakinkan dalam hal pembantaian umat manusia sejak awal didirikan di tahun 1948. Salah satu &quot;prestasi&quot; yang sangat legendaris adalah pembantaian di kamp pengungsi Shabra dan Shatila. 

Mudah-mudahan dengan berkembangnya internet, citizen journalism, di era boderless world ini aksi kekejian Israel cepat tersebar ke seluruh dunia dan kemudian membuka mata penduduk dunia atas kekejian yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Semoga propaganda bahwa orang-orang Israel adalah korban holocaust yang patut dikasihani jadi tidak mempan lagi -- karena adanya bukti-bukti bahwa Israel juga melakukan kejahatan mengerikan terhadap kemanusiaan. 

Indonesia yang telah 350 tahun dijajah Belanda-pun berhasil mengusir para penjajah kembali ke negerinya. Palestina yang kurang dari 100 tahun dijajah mudah-mudahan akan berhasil juga merebut kembali tanah airnya dari para penjajah dan Palestina kembali menjadi negeri yang aman, damai dan sejahtera.  

Bila ingin baca sejarah Israel baca disini:
http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html
http://www.tragedipalestina.com/terorzionis.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Israel didirikan dengan membunuh, membantai, melakukan genocide dan pengusiran besar-besaran terhadap penduduk pribumi Palestina. Penduduk yang terusir itu sekarang hidup di pengungsian di negerinya sendiri dan di negera-negara tetangga Palestina.</p>
<p>Kini Israel juga membangun tembok ala tembok Berlin di masa rejim komunis di Jerman untuk memisahkan daerah yang telah direbutnya dan daerah jajahan yang masih dihuni rakyat Palestina. Tidak cukup dengan itu, Israel juga sudah setahun lebih memblokade Gaza, sehingga penduduk Gaza kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Wajar saja Hamas membalas kekejian Israel dengan menembakkan roket-roket kecil ke wilayah Palestina yang telah dijarah Israel.</p>
<p>Pembantaian oleh Israel bukan dilakukan kali ini saja dan bukan dilakukan satu dua kali. Mereka punya reputasi sangat meyakinkan dalam hal pembantaian umat manusia sejak awal didirikan di tahun 1948. Salah satu &#8220;prestasi&#8221; yang sangat legendaris adalah pembantaian di kamp pengungsi Shabra dan Shatila. </p>
<p>Mudah-mudahan dengan berkembangnya internet, citizen journalism, di era boderless world ini aksi kekejian Israel cepat tersebar ke seluruh dunia dan kemudian membuka mata penduduk dunia atas kekejian yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Semoga propaganda bahwa orang-orang Israel adalah korban holocaust yang patut dikasihani jadi tidak mempan lagi &#8212; karena adanya bukti-bukti bahwa Israel juga melakukan kejahatan mengerikan terhadap kemanusiaan. </p>
<p>Indonesia yang telah 350 tahun dijajah Belanda-pun berhasil mengusir para penjajah kembali ke negerinya. Palestina yang kurang dari 100 tahun dijajah mudah-mudahan akan berhasil juga merebut kembali tanah airnya dari para penjajah dan Palestina kembali menjadi negeri yang aman, damai dan sejahtera.  </p>
<p>Bila ingin baca sejarah Israel baca disini:<br />
<a href="http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html" rel="nofollow">http://www.tragedipalestina.com/yudaisme.html</a><br />
<a href="http://www.tragedipalestina.com/terorzionis.html" rel="nofollow">http://www.tragedipalestina.com/terorzionis.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adrian</title>
		<link>http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/#comment-252</link>
		<dc:creator>adrian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 15:03:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://guegoblog.wordpress.com/?p=176#comment-252</guid>
		<description>Aslm.
Bagi saya, otak dibalik kekacauan ini adalah Hamas. Apabila mereka tidak menyerang Israel terlebih dahulu, makam Israel pun tak akan menyerang kembali kepada Hamas / Palestina. Hamas tidak punya perasaan. Sehabis mereka menyerang Israel (Zionis), mereka berlindung dibalik warga sipil Palestina untuk melindungi diri. Sungguh tidak memiliki perasaan! Tindakan yang tidak lebih dari seorang banci. Saya amat iba melihat rakyat Palestina yang tidak mengerti apa - apa akibat perbuatan balasan Israel terhadap serangan Hamas. Sebenarnya, Hamas hanya merasa tersingkir dengan rakyat Israel membeli tanah - tanah Palestina. Membeli itu sah dan ada hukumnya. Apakah Hamas harus membalas dengan serangan - serangan yang anarkis? Mengapa tidak membalas dengan bidang lain saja, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, dan hal lainnya yang lebih positif. Marilah kita membangun sebuah negara, kita bukan di zaman Nabi Muhammad SAW lagi. Kita harus menyesuaikan diri dengan zaman kita berada. Kita harus membangun diri sendiri dengan memintarkan diri kita agar kita dapat mengalahkan dunia luar Indonesia. Apabila rakyat Papua yang primitif memiliki tv dan mengerti, mereka akan sedih karena melihat mayoritas rakyat muslim kita membela rakyat Palestina, mengapa bukan Papua yang ditolong dan diperhatikan. Tolong renungi dan cobalah untuk telaah lebih dalam, bersikap obyektif dalam menghadapi masalah. Jihad dengan kekerasan adalah perbuatan yang salah. Saya rasa Nabi Muhammad SAW pun akan sedih melihat hal ini. Terima Kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aslm.<br />
Bagi saya, otak dibalik kekacauan ini adalah Hamas. Apabila mereka tidak menyerang Israel terlebih dahulu, makam Israel pun tak akan menyerang kembali kepada Hamas / Palestina. Hamas tidak punya perasaan. Sehabis mereka menyerang Israel (Zionis), mereka berlindung dibalik warga sipil Palestina untuk melindungi diri. Sungguh tidak memiliki perasaan! Tindakan yang tidak lebih dari seorang banci. Saya amat iba melihat rakyat Palestina yang tidak mengerti apa &#8211; apa akibat perbuatan balasan Israel terhadap serangan Hamas. Sebenarnya, Hamas hanya merasa tersingkir dengan rakyat Israel membeli tanah &#8211; tanah Palestina. Membeli itu sah dan ada hukumnya. Apakah Hamas harus membalas dengan serangan &#8211; serangan yang anarkis? Mengapa tidak membalas dengan bidang lain saja, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, dan hal lainnya yang lebih positif. Marilah kita membangun sebuah negara, kita bukan di zaman Nabi Muhammad SAW lagi. Kita harus menyesuaikan diri dengan zaman kita berada. Kita harus membangun diri sendiri dengan memintarkan diri kita agar kita dapat mengalahkan dunia luar Indonesia. Apabila rakyat Papua yang primitif memiliki tv dan mengerti, mereka akan sedih karena melihat mayoritas rakyat muslim kita membela rakyat Palestina, mengapa bukan Papua yang ditolong dan diperhatikan. Tolong renungi dan cobalah untuk telaah lebih dalam, bersikap obyektif dalam menghadapi masalah. Jihad dengan kekerasan adalah perbuatan yang salah. Saya rasa Nabi Muhammad SAW pun akan sedih melihat hal ini. Terima Kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ilham Wagon</title>
		<link>http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/#comment-249</link>
		<dc:creator>Ilham Wagon</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 06:05:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://guegoblog.wordpress.com/?p=176#comment-249</guid>
		<description>Assalam,
Analisis yang bagus, walaupun menurut sudut pandang media amerika dan mungkin orang-orang JIL (orang biadab yang mengaku Islam) media baratlah yang lebih Obyektif dari pada al-Jazeera, yah itulah kesialan orang-orang islam. Kalaupun kita mau obyektif, apa yang dilakukan oleh Teroris sekalipun dengan menteror orang2 barat sebenarnya memiliki alasan kuat. Namun lagi2 media barat terlalu subyektif atas pendapat mereka sendiri, media barat takut akan perbedaan yang mungkin berakibat turunnya ratting mereka, seperti kita takut untuk melepaskan diri dari kungkungan negara-negara barat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalam,<br />
Analisis yang bagus, walaupun menurut sudut pandang media amerika dan mungkin orang-orang JIL (orang biadab yang mengaku Islam) media baratlah yang lebih Obyektif dari pada al-Jazeera, yah itulah kesialan orang-orang islam. Kalaupun kita mau obyektif, apa yang dilakukan oleh Teroris sekalipun dengan menteror orang2 barat sebenarnya memiliki alasan kuat. Namun lagi2 media barat terlalu subyektif atas pendapat mereka sendiri, media barat takut akan perbedaan yang mungkin berakibat turunnya ratting mereka, seperti kita takut untuk melepaskan diri dari kungkungan negara-negara barat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wagenugraha</title>
		<link>http://guegoblog.wordpress.com/2009/01/15/perang-di-gaza-dilihat-dari-media-massa/#comment-244</link>
		<dc:creator>wagenugraha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 15:22:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://guegoblog.wordpress.com/?p=176#comment-244</guid>
		<description>Wah bagus analisa perbandingan cara beberap media massa memberikan informasi terkait krisis Gaza. memang kebanyakan media massa memberikan dukungan kepada Zionis (walaupun secara sembunyi-sembunyi) termasuk di Indonesia. Hanya satu yang secara intens memberitakan secara kontinu berita dari Krisis Gaza (merelay dari Al-Jazeera) + terkadang ada acara dialogis membahas krisis Gaza. Stasiun TV yang lain ..Cueeek beebeek sibuk dengan berita infotainment dan sinetron kacangan. 

Saya setuju bagi pemakai internet memberikan opini yang objektif adalah bagian dari dukungan dan perjuangan bagi kebebasan Rakyat Palestina.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah bagus analisa perbandingan cara beberap media massa memberikan informasi terkait krisis Gaza. memang kebanyakan media massa memberikan dukungan kepada Zionis (walaupun secara sembunyi-sembunyi) termasuk di Indonesia. Hanya satu yang secara intens memberitakan secara kontinu berita dari Krisis Gaza (merelay dari Al-Jazeera) + terkadang ada acara dialogis membahas krisis Gaza. Stasiun TV yang lain ..Cueeek beebeek sibuk dengan berita infotainment dan sinetron kacangan. </p>
<p>Saya setuju bagi pemakai internet memberikan opini yang objektif adalah bagian dari dukungan dan perjuangan bagi kebebasan Rakyat Palestina.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
