Nikmatnya Menjadi Umat Ahmadiyya?
Pecahnya perseteruan umat Islam akibat berbagai pertentangan apakah Ahmadiyya harus dianggap sebagai agama sesat atau dibiarkan saja dengan alasan kebebasan beragama semakin ramai dibicarakan masyarakat akhir-akhir ini.
Namun terlepas dari perdebatan itu, apakah kita benar-benar tahu apa itu ajaran Ahmadiyya. Gue sempet nih browsing sana-sini dan baca ini-itu, hasilnya kira-kira begini perbedaannya:
|
Isu Keimanan |
Islam |
Ahmadiyya |
Komentar Gue |
|
Mirza Ghulam Ahmad (Ahmadi) |
Diyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah salah satu nabi palsu pada akhir zaman, dimana Rasulullah SAW telah peringati sebelumnya |
Sebagai nabi terakhir, imam Mahdi dan Yesus. |
Jelas-jelas Rasulullah sudah membuat statement bahwa beliau adalah nabi terakhir, itupun didapat dari wahyu dan bukan karangan sendiri.
Bagi gue, gak penting banget ngebahas imam Mahdi dan turunnaya Nabi Isa AS. Ajaran Rasulullah aja belum semuanya habis gue baca. |
|
Siapa yang disebut Muslim |
Siapapun yang mengucapkan, memahami, mengimani dan meyakini Islam melalui dua kalimat syahadat |
Siapapun yang mengucapkan dua kalimat syahadat + mengakui kenabian Ahmadi. Bagi yang tidak meyakini kenabiannya maka dianggap sesat |
Namanya panjang dan susah dihapal karena gue sering ketuker ngucapinnya, mending 2 kalimat syahadat aja udah cukup dan simple. |
|
Pandangan Agama |
Islam mengakui penganut Nasrani dan Yahudi adalah para ahli kitab dan termasuk agama Samawi |
Ahmadiyya menganggap bahwa umat Islam dan Nasrani adalah umat yang sesat dan harus diluruskan |
Yang sesat tuh sebenarnya siapa sih? Makanya kapan-kapan saling dialog deh biar ga tuding-tudingan. |
|
Kitab dan tuntunan |
Kitabnya hanya satu, yakni Al-Qur’an yang tidak akan berubah dan diubah sampai kiamat. Panduan keduanya adalah haditz yang sahih. |
Kitabnya adalah Tadzkirah, yakni versi Al-Qur’an yang dipotong, diputarbalikkan dan ditambahkan oleh Ahmadi. |
Kalo gitu tukang dagang buku di Pasar Senen bisa jadi nabi donk. Khan kerjaan mereka juga membajak buku.
Mahasiswa juga bisa jadi nabi donk, khan banyak tuh yang melakukan plagiarisme ketika skripsi. |
|
Haji |
Salah satu rukun Islam adalah pergi haji ke kota suci Mekkah dan Madinah, Saudi Arabia. Hukumnya adalah wajib bagi yang mampu. |
Para Ahmadi wajib pergi haji ke Rabwah dan Qadiyan, India. Sedangkan haji ke Mekkah tidak dianjurkan. |
Wah ongkos naik haji jadi lebih murah nih soalnya gak perlu jauh-jauh ke India. Apalagi di India bisa sekalian ketemu ama Prety Zinta…hehehe |
|
Zakat |
Hukum zakat adalah wajib sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur. |
Zakat tidak wajib karena tiap bulan para Ahmadi sudah wajib setor ke organisasi Ahmadiyya. |
Waduh…zakat itu buat kaum dhuafa. Kalo para Ahmadi nyetor pastinya untuk kepentingan organisasi.
Kalo ngikutin Ahmadi, istri gue gak perlu bayar zakat donk khan tiap bulan udah bayar arisan. |
|
Nabi Muhammad SAW |
Rasulullah SAW adalah nabi penutup dan tidak ada nabi lain selain Rasulullah SAW |
Mirza adalah nabi baru, yakni nabi reformis yang menuntun umat manusia di dalam kekosongan selama ini setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW |
OK deh bo…ini nih baru cool, nabi aja ada yang reformis.
Tapi gue gak merasa kosong tuh, dari Al-Qur’an dan riwayat Haditz aja udah cukup bisa menuntun hidup gue. |
|
Ibadah Sholat |
Siapapun yang mengucap dua kalimat syahadat berhak menjadi imam sesuai ketentuan yang berlaku di dalam Islam |
Para Ahmadi diharamkan untuk menjadi makmum bagi Imam yang bukan golongan mereka |
Ribet nih, masa harus nanya dulu kalo mau sholat “Eh, elo Ahmadiyya atau bukan”. |
|
Pemahaman Islam |
Rasulullah SAW adalah panutan tunggal bagi umat Islam. |
Mengikuti ajaran Rasulullah adalah tidak wajib bahkan kadang dianggap bertentangan dengan ajaran Ahmadi. |
Selama ini gue mengikuti ajaran Rasulullah SAW fine-fine aja tuh, kenapa harus ribet ngikutin Ahmadi |
|
Belajar agama |
Sebagai umat Islam, maka wajib hukumnya untuk mengikuti ajaran Al-Qur’an secara kaffah (menyeluruh), dan ikut panduan Haditz |
Ahmadiyya hanya perlu mempelajari 3 hal pokok: tentang hidup-matinya Yesus, masalah kenabian Mirza Ghulam Ahmad, dan masalah Imam Mahdi. |
Waaah…simple banget yaa belajarnya. Tapi daripada belajar agama dipermudah kenapa gak sekalian aja jadi atheis, khan gak perlu repot belajar ini-itu. |
|
Nabi Isa AS (Yesus) |
Nabi Isa AS tidak wafat karena disalib namun langsung diangkat ke Arash Allah SWT |
Nabi Isa AS tidak wafat disalib namun selamat dan pergi ke India, tepatnya Kashmir |
Gue baru tahu nih Yesus pake bindi, makan kari dan bilang “aca..aca..nehi..nehi” (maafkan daku wahai Rasul, ini hanya sindiran) |
|
Turunnya Nabi Isa AS (pada hari akhir) |
Percaya bahwa pada hari akhir Nabi Isa AS akan turun ke dunia secara fisik untuk meluruskan seluruh khilafiah dan kesesatan |
Percaya bahwa kembalinya Nabi Isa AS ke dunia adalah bukan secara fisik namun secara alegorikal. Ahmadi-lah yang dianggap sebagai titisan Yesus |
Jika Allah SWT berkehendak Nabi Isa AS diangkat beserta fisik beliau, kenapa harus dipertanyakan sih??? |
|
Konsep Jihad |
Jihad fisik hanya dilakukan jika tidak ada opsi lain. Berjuang demi kemerdekaan bangsa adalah salah satu jihad fisik yang mulia. Arti jihad sangat luas, jika kita belajar karena Allah SWT maka itupun disebut jihad |
Ahmadiyya tidak mengenal jihad fisik. Opresi fisik dari orang lain harus dibalas dengan cinta, atau ini yang disebut Jihaad-e-Akbar (menurut Khalifah Ahmadiyya) |
Perang melawan penjajah adalah salah satu bentuk jihad…masa gue harus mencintai penjajah. Ntar mereka malah betah gak mau pergi |
Ternyata menurut gue,. menjadi umat Ahmadi itu ribet plus tidak nyaman. Memang sih ada beberapa hal yang dipermudah, tapi bagi gue justru dikemudian harinya kita sendiri yang jadi kesulitan karena sudah Islam menyediakan segala penjelasan bukan untuk mempersulit manusia melainkan mempermudah manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia.
Lagian kalo ajaran Ahmadi itu merupakan ajaran Islam, kenapa banyak hal yang dirubah kok malah hal-hal yang tidak esensial. Malah gue bisa katakan, kebanyakan kaum Ahmadi itu membahas hal yang bersifat imajinatif. Daripada gue mikirin kapan nabi Isa AS turun dan siapa sebenarnya Imam Mahdi, lebih baik gue mikirin bagaimana kehidupan gue sehari-hari bisa berjalan dengan baik dan tidak mengganggu hak orang lain dalam menjalankan kehidupan. Jika Allah SWT berkehendak pastilah secara hati nurani kita tahu bila saatnya hari akhir akan tiba.
Juni 4, 2008 pada 2:59 pm
setuju mas pik. Kalo ga salah, ahmadiyah ini udah dilarang di arab dan pakistan sana. Cuma di Indonesia aja bisa berbiak dengan subur. Kebebasan beragama emang hak setiap penduduk Indonesia, tapi bukan berarti hak satu orang mengeliminasi hak orang lain kan. Ahmadiyah, ganti aja nama agamanya. Jangan pake kata “Islam”, beres tohh..
btw, jd inget nama suami sendiri. Nabi palsu hihihi….
Juni 4, 2008 pada 7:11 pm
sebenarnya Ahamdiyya itu bukan ajaran sesat melainkan ajaran yang salah (mengutip omongan Gus Dur). Yang dinamakan sesat itu biasanya agama yang ujung-ujungnya menyuruh pengikutnya untuk bunuh diri massal atau membunuh orang lain.
Mari sama-sama kita sadarkan para Ahmadi supaya kembali ke jalan yang benar. Amin
Juni 6, 2008 pada 3:56 pm
Waah analisis yang hebat mas!! Nemu dimana tuh? Atau mungkin hasil riset sendiri yach.. ?
Cuman kalau menurut saya kurang objektif mas. Terlalu banyak prejudise. Coba deh teliti lagi lebih dalam. Bukankah sebagai umat islam kita dilarang banyak berprasangka?? karena prasangka itu dosa (QS 49:12).. Bahkan jikalau yang membawa kabar itu orang fasik sekalipun tetap harus diperiksa dengan diteliti, jangan langsung ditolak! (QS 49:6).
Sorry, just for share..
Juni 6, 2008 pada 5:15 pm
Gue pernah ketemu sama temen gue pengikut Ahmadiyah disebuah Masjid, seusai sholat Tarawih berjamaah. Trus gue langsung nangis dan gemeteran, lari2 pulang ke kos. Gue pikir gue sholat di Masjid Ahmadiyah, ternyata pas gue tanya ke temen2 gue, itu bukan Masjid Ahmadiyah kok. Jadi gue langsung lega. Trus gue jadi mikir, wah, temen gue itu berarti pengikut Ahmadiyah yang ga taat ya, hehehe… Mungkin dia ribet juga kali mo tarawih/sholat jamaah kudu ke Masjid Ahmadiyah dulu…, kalo kita kan enak, alhamdulillah Masjid ada dimana2, jadi ibadah kita tidak terhalang…
Juni 6, 2008 pada 6:38 pm
Memang sebetulnya Ahmadiyya itu terpecah 2, yang satu pengikut Lahore Ahmadi Community dan Ahmadiyya Islamic Community.
Kalo Lahore ini semua praktek keagamaannya sama seperti Islam, hanya saja mereka percaya bahwa Mirza Ghulam Ahmad ini sebagai Imam Mahdi dan mereka tidak mengakui Mirza Ghulam sebagai nabi baru.
Sedangkan Ahamdiyya Islamic Community adalah mereka dengan ciri yang gue jelasin di atas.
Juni 10, 2008 pada 4:20 pm
Agama adalah Kejujuran, bila tak jujur kok Ahmadiyya mengaku sebagai Agama?
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/16/time/142648/idnews/924410/idkanal/10
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/15/time/101829/idnews/879084/idkanal/10
Juni 11, 2008 pada 12:23 pm
Banyak orang yang mengatakan bahwa ahmadiyyah itu hanya masalah kebebasan beragama. Kalau menurut aku, yang namanya kebebasan beragama itu jika ahmadiyyah tidak menggangap bahwa diri mereka Islam. Lalu mereka membuat ajaran agama mereka sendiri dengan cara mereka sendiri dan dengan nama agama mereka sendiri. Jangan pakai ada acara shalat, puasa, zakat, haji, dll, yang semuanya hanya ada di dalam hukum Islam. Karena semua itu hanya ada dalam ajaran Islam. Silahkan mereka membuat ajaran agama mereka sendiri dan jangan bawa2 ajaran agama Islam. Itu namanya kebebasan beragama. Jangan merusak ajaran yang sudah ada dalam agama Islam. Itu namanya penodaan agama. jelas saja para umat muslim pada gempar dan marah karena ahmadiyyah itu sudah merusak ajaran agama Islam. Kalau dia mau buat ajaran agama dan agama yang baru, silahkan, tapi jangan pernah bawa2 Islam sebagai landasannya. Itu namanya kebebesan beragama.
Juni 14, 2008 pada 6:32 pm
saya rasa mas / mbak yg nulis statement diatas itu belum pernah tahu mengenai AHMADIYAH, karena semua statment itu adalah isu yg sudah mengakar ke semua orang. klo mau tahu tentang AHMADIYAH, kunjungi situs AHMADIYAH DI alislam.org atau ahmadiyya dari google.tapi klo mo lebih tahu lagi datangi kaumnya. jadi kita mesti waspada jangan asal bicara. mulutmu harimaumu. sepertinya segelintir kaum islam yg tidak suka dengan ahmadiyah adalah karena iri hati karena organisasi islam mereka tidak banyak pengikutnya. sedangkan AHMADIYAH tersebar di seluruh dunia dan bisa menyebarkan islam secara modern dan intelektual lewat MTA Moeslem Television Ahmadiyah 24 jam, 7hari seminggu, 365 hari tanpa iklan dan atas biaya dari anggota AHMADIYAH SELURUH DUNIA.buka situsnya di alislam.org.
apakah ada organisasi islam yg punya seperti ini??
apakah kita bisa menyampaikan islam kepada orang lain setiap hari??
dan saya dapat katakan Statment diatas adalah hanya KARANGAN BEBAS YG TIDAK BERDASAR.
MAS / MBAK sepertinya belum pernah BROWSING ke situs AHMADIYAH.
klo mo kenalan silahkan…
Juni 15, 2008 pada 5:44 pm
saya sudah browsing…metode dakwah seperti apapun sah-sah saja bagi saya. Yang dipermasalahkan bukanlah metode yang moderen atau keorganisasian yang solid, yang dipermasalahkan adalah masalah akidah!
Juni 16, 2008 pada 10:37 am
Ahmadiya adalah agama yang didirikan untuk mendapatkan keuntungan Politik melalui Nabi yang dikatakan palsu itu.disokong oleh Pemerintahan tertentu.intinya menghilangkan semangat jihad dari orang muslim..karna dalam ajaran ahmadiyya mengharamkan Jihad.
Juni 21, 2008 pada 12:00 pm
ahmadyah bukan ajaran sesat koq yg sesat tu yg vonis ahmadyah sesat
Juni 23, 2008 pada 2:53 pm
anak buah gus dur saja marah klo pimpinan mereka diganti/dilengserkan dari jabatannya di PKB apalgi umat islam yang nabinya diganti ma si mirzam sang pencinta sejati muhhammadi beghum..mana ada nabi yang buat wahyu buat nguntungin diri sendiri kayak gitu..
Juni 23, 2008 pada 7:56 pm
Cuma mau bilang, bahwa yang kamu baca sana sini itu adalah kebohongan. Coba kamu belajar baca yang baik baru kamu akan mengerti apa yang kamu baca. Gini Loh. sejak lahir ampek sekarang aku sendiri ndak pernah ngeliat Tazkirah sebagai Kitab suci Ahmadiyya. Kau uda ngliat emangnya Tazkira itu, uda kamu baca, uda kamu pahami? sehingga dengan segala keilmuanmu bahwa tazkirah itu sesuatu yang salah. Jawabku PASTI BELUM. Iya Kan. Gini aja orang kalo uda benci, atau ndak suka, senyuman aja terliat jadi mengejek. jadi apa yang kau browshing atu baca-sana sini itu adalah pemahaman dari orang yang benci atau ndak suka dengan Ahmadiyya. Kalo mau membuka forum yang objektif tolong Sumbernya juga yang Objektif Dong.
Aku kasih sedikit pemikiran ” Harus Ko Pikirkan YA” :
Saat ini jika kita melihat manusia yang menolak, membenci, mencaci, dan bahkan yang mendustakan Rasulullah SAW akan kedatangannya maka apa yang terpikir kita? Alangkah Bodohnya orang2 tersebut.
Karena saat ini walaupun kita tidak pernah berjumpa pada Rasulullah SAW tapi kita sangat yakin atas kebenarannya, IYA NGGAK?
Sebaliknya ketika saat ini manusia2 yang membenci, menghina, mendustai Ahmadiyya, kita akan buktikan kedepan. Pasti orang akan berpikir betapa bodohnya orang yang mendustakan Ahmadiyya saat ini.
Allah SWT telah menjanjikan bahwa Islam akan menang tak seorangpun yang mengalahkannya. Allah dengan sifatnya kebesarannya dan segala MAHANYA, kalaulah memang Ahmadiyya menodai Islam kenapa DIA tidak berbuat.
FPI yang menghujat Ahmadiyya toh pemimpinnya yang jebol dipenjara.
Kejaksaan yang melegalkan Ahmadiyya untuk dibubarkan dengan BAKORPAKEMNYA tappi toh sekarang Kejaksaan yang di obrak abrik KPK atas boroknya dalam kasus Artalita.
Sungguh hal yang sangat aneh?
Kenapa dengan segala fitnah dan kebohongan informasi untuk dapat memusnahkan minoritas Ahmadiyya kok sangat susah? Jawabannya sangat Mudah, KARENA AHMADIYYA LAH YANG SEBENARNYA ISLAM.
Saat ini pada dasarnya seluruh umat islam adalah sedang mencari Ajaran Islam yang Hakiki, Siah dengan pahamnya tentang islam, begitu juga suni. Nah kalo kita mengkaji islam dengan segala perbedaan tersebut maka tak satu pahampun yang membenarkan bahwa paham yang lain adalah Islam. yang pada akhirnya berakhir dengan kekerasan dan peperangan. dimana hal tersebut sangat bertentangan dengan Islam itu sendiri.
Baca.. Pahami… Resapi… dan gali sedalamnya apa itu AHMADIYYA dengan pahamnya membawa penegakan Islam. Aku yakin pasti kamu tidak ada keraguan lag untuk jujur bahwa yang kamu ketahui tentang Ahmadiyya saat ini adalah salah karena bukan dari sumbernya.
SAYA TANTANG KAMU AKAN KEBENARAN INI UNTUK YANG AKAN DATANG APAKAH DENGAN SEGALA RINTANGAN DAN PERLAWANAN UNTUK MEMATIKAN SIAR AHMADIYYA AKAN TERWUJUD. Orang Ahmadiyya dapat di matikan tapi tidak dengan pahamnya. coba kamu teliti Ahmdiyya di seluruh dunia terus mengalami peningkatan dan terus berkembang. PASTIKAN!!!!
Juni 23, 2008 pada 11:50 pm
Kalo menurut gue, sebelum membaca Tazkirah sebaiknya pahami dahulu Al-Qur’an. Kalo sudah paham gue jamin abang ini tidak akan melirik Tazkirah itu…walaupun sudah membacanya.
Di dunia ini, yang menyesatkan justru yang mudah berkembang…contoh mabuk enak khan? Judi asyik khan? Sex bebas cihui khan?
Islam melarang semua itu…tetap saja Islam berkembang dan bukannya dijauhi.
Juni 24, 2008 pada 10:54 pm
Mas, thanks sharingnya ijin ya untuk saya share dalam bentuk email, tapi menarik juga pendapat Mas Andi, mungkin ybs bisa menjabarkan isi Ahmadiyah dengan lebih komprehensif dan kepala dingin.
Jadi penasaran apakah sudah ada kajian mengenai sudah berapa cabang umat islam terpecah belah? apakah sudah mendekati 73…:)
Memang kita banyak terjebak mikir dan berdebat konsep baik dari sis syariat dan a.
sementara akhlak islam makin tenggelam.
Juni 25, 2008 pada 8:54 pm
1. Untuk mengetahui Apa dan Siapa Ahmadiyah itu dalam konteks sejarah terjadinya agama-agama sejak Adam sampai kiamat, sesuai Maryam (19) ayat 58, Al Hajj (22) ayat ayat 43, Al Baqarah (2) ayat 87, Ali Imran (3) ayat 144, Al Ahzaab (33) ayat 40, Muhammad (47) ayat 2, Al Fath (48) ayat 29 dan Ash Shaff (61) ayat 6,7,8,14.
2. Untuk mengetahui bagaimana caranya menyelesaiakan perselisihan persepsi antara agama sesuai Al Baqarah (2) ayat 113 dan perpecahan didalam agama sesuai Ar Ruum (30) ayat 32, Al Mu’minuun (23) ayat 53,54, kemudian menciptakan persepsi tunggal agama sesuai Al Baqarah (2) ayat 148, diera globalisasi sesuai Al Isro (17) ayat 104, Al Kahfi (18) ayat 99, Al Qari’ah (101) ayat 4.
3. Bacalah buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:
“BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
berisi XX+527 halaman berikut lampiran acuan terpisah dengan ukuran 63×60 cm.:
“SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN AYAT KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)”,
hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun oleh:
“SOEGANA GANDAKOESOEMA”
dengan penerbit:
GOD-A CENTRE”
dan mendapat sambutan hangat tertulis dari sek. DirJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokoh Islam Pakistan.
Buku panduan: “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
I. Telah diserahkan pada hari Kamis tanggal 27 September 2007 kepada Prof. DR. ibu Siti Musdah Mulia, MA, (Islam), Ahli Peneliti Utama Balitbang Departemen Agama Republik Indonesia, untuk diteliti sampai mendapat keputusan menerima atau menolak dengan hujjah sebagaimana buku itu sendiri berargumentasi.
II. Telah dibedah oleh:
A. DR Abdurrahman Wahid, Gus Dur, (Islam), Presiden Republik Indonesia tahun 1999-2001.
B. Prof DR. Boedya Pradipta, Penghayat Ketuhanan Yang Maha Esa, dosen FS Universitas Indonesia.
C. Prof Usman Arif, Konghucu, dosen Filsafat Universitas Gajah Mada.
D. Prof. DR. Robert Paul Walean Sr., Pendeta Nasrani, sebagai moderator, seorang peneliti Al Quran sebagaimana Soegana Gandakoesoema meneliti Al Kitab perjanjian lama dan perjanjian baru, setingkat, dan setara dengan Waraqah bin Naufal bin Assab bin Abdul Uzza, umur 94 tahun, Pendeta Nasrani, anak paman Siti Hadijah 40 tahun, isteri Muhammad 25 tahun, sebelum mendapat wahyu 15 tahun kemudian pada usia 40 tahun dengan perantaraan Jibril (IQ).
E. Disaksikan oleh 500 perserta Seminar dan Bedah Buku dengan diakhiri sesi dialog tanya jawab, dan jika tidak dibatasi waktunya pasti mengulur lama, disebabkan banyak gairah pertanyaan yang diajukan para hadirin.
Pada hari Kamis tanggal 29 Mei 2008, jam 09.00-14.30, tempat Auditorium Perpustakaan Nasinal Republik Indonesia, jl. Salemba Raya 28A, Jakarta, dalam rangka peringatan satu abad (1908-2008) kebangkitan nasional “dan kebangkitan agama-agama (1301-1401 hijrah) (1901-2001 masehi)” dengan tema merunut benang merah sejarah bangsa untuk menemukan kembali jati diri jiwa Bhinneka Tunggal Ika Panca Sila Indonesia, diacara Seminar & Bedah Buku hari/tanggal: Selasa 27 Mei -29 Mei 2008.
Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.
Juni 25, 2008 pada 9:14 pm
Sebelum datang hadir buku panduan: “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA” pimpinan Ahmadiyah dan pengikutnya 100 tahun lamanya tidak mengetahui dan mengerti Siapa dan Apa dirinya sendir dalam konteks kejadian agama-agama sejak Adam sampai kiamat, demikian pula agama-agama yang lainnya.
Percayalah apa yang kami katakan ini !
Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.
Juni 26, 2008 pada 6:57 am
klo kt gw,,pndapat lu ttg Ahmadiyyah itu ribet,,SALAH BESAR!!!
klo pkiran kita sendiri udaa mengatakan itu ribet pdhl blm memahami sepenuhnya,,y kita bkl beranggapan sampai kapan pun itu ribet..
smuanya tergantung pada pkiran kita.. pa lagi skr byk yg memprovokasi.. memberikan sugesti” k byk org klo Ahmadiyyah itu sesat.. toh itu keyakinan seseorg..dan g ada yg bisa menghakimi itu slain ALLAH swt..
jd sblum mempelajarinya jgn dee main hakin sendiri..
mslah kykinan seswtu yg abstrak,,bs bkn geger..
sdg mslh korupsi yg nyata,,msh bisa qta bkin nyantai..
aneh????
Juni 27, 2008 pada 2:01 am
Jawabannya simple…secara hukum, organisasi Ahmadiyya sudah diakui di Indonesia dengan adanya SK Menteri Kehakiman Tahun 1953 tentang aliran kepercayaan.
Nah seandainya gue jadi penganut Ahmadiyya, lebih baik mengusulkan Ahmadiyya sebagai ajaran atau keyakinan tersendiri yang sama sekali terpisah dari agama Islam. Ngapain sih repot-repot dan pusing mengemis minta dijadikan sebagai bagian dari agama Islam.
Lagian Islam jaman sekarang sudah jelek image-nya, mana dicap agama teroris dan kekerasan. Makanya daripada merepotkan umat Islam lebih baik jadi agama tersendiri saja!!! Biarlah kami sendiri, yang beriman bahwa Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, membenahi Islam yang sedang carut marut ini.
Juni 29, 2008 pada 10:28 am
Permasalahan Ahmadiyah ini merupakan permasalahan tentang siapa Nabi Isa yang akan diturunkan di Akhir Zaman seperti yang di nubuwatkan oleh yang mulia Rasulullah SAW..
Secara akidah, kita meyakini nabi isa akan turun setelah Nabi Muhammad SAW. maka disini pertanyaannya, jika kita meyakini Nabi Isa as, akan turun diakhir zaman apakah kita menyalahi, atau bahkan menghina Yang Mulia Rasulullah SAW sebagai Khataman Nabiyyin?
Jawaban para Ulama tentu saja tidak..tetapi..(ini penjelasannya malah jadi memusingkan) ada yang mengatakan kalau Nabi Isa yang akan turun “setelah” Rasulullah tersebut adalah Nabi lama, Isa as yang turun ditengah-tengah bangsa Yahudi 2000 tahun yang lalu, jadi tidak menyalahi khatamaan nabiyyin. ada juga yang mengatakan khatamaan nabiyyin adalah saklek merupukan nabi penutup jadi tidak ada nabi lama maupun nabi baru yang akan turun setelah masa Rasulullah, tetapi pendapat ini juga akan memberikan penjelasan yang lebih membingungkan lagi mengenai janji Allah yang di kabarkan oleh YM Rasulullah bahwa Nabi Isa akan turun untuk yang kedua kalinya di akhir zaman..
Disatu sisi, kita tidak bisa mengatakan kalau hadits2 mengenai kedatangan kedua kalinya Nabi Isa as di akhir zaman ini adalah hadits palsu..karena ini adalah Hadits Mutawatir, yang di sampaikan oleh rasulullah kepada orang banyak..
Juni 29, 2008 pada 10:41 am
Permasalahan tuduhan-tuduhan lain kita perlu mengklarifikasi..seperti mereka berhaji ke Rabwah, karena menurut penjelasan resmi mereka mereka berhaji ke Baitullah di Makkah.. bahkan beberapa khalifah jemaat ahmadiyah terdahulu melakukan ibadah haji ke mekkah, sebelum pemerintah arab saudi melarang jemaat Ahmadiyya ini untuk berhaji ke sana…tetapi samapai saat ini ahmadi dari beberapa negara melakukan ibadah haji ke baitullah di makkah, seperti dari negara-negara afrika utara dan beberapa negara lainya, yang tidak memberlakukan status non muslim pada passpor mereka…
yang paling menggelikan menurut saya, adalah tuduhan mengenai kalau ada orang non-ahmadi yang shalat di mesjid ahmadiyah, maka mesjid itu akan dipel, seolah-olah najis…karena saya lihat sendiri, kalau mesjid jemaat ahmadiyah tersebut menggunakan karpet (yang membuat saya bertanya, bagaimana cara mereka mengepelnya?)
banyak lagi hal-hal lain yang saya temui yang menurut saya membuat tuduhan-tuduhan terhadap mereka menjadi konyol…yah..saya mencintai Islam yang tidak dirusak secara akidah, tetapi untuk menghadapi hal-hal seperti ini tidak ada alasan yang bisa digunakan utk memfitnah..kalau jemaat Ahmadiyah sesat, Allah pasti akan menghancurkan mereka..tidak perlu kita mengotori perbuatan kita dengan tindakan anarkis dan fitnah…
Juni 29, 2008 pada 10:57 am
Jadi sesuai dengan apa yang orang-orang Ahmadiyah katakan, perbedaan utama antara Umat Islam pada umumnya dengan para pengikut Ahmadiyah adalah masalah kedatangan Nabi Isa as. Berbeda dengan umat Islam pada umumnya, Ahmadiyah meyakini kedatangan Nabi Isa as, yang dijanjikan akan datang diakhir zaman tersebut sudah datang, yakni Mirza Ghulam Ahmad tersebut..sementara kita meyakini kalau Nabi Isa tersebut masih Hidup dilangit dalam 2000 tahun ini..hal ini yang perlu kita cari tahu, telaah, dan teliti..
yah ini hanya sekedar bahan renungan saja…
Masalah adanya Nabi hidup dilangit bukan pertama kali diyakini oleh umat manusia..Umat yahudi sampai detik ini masih menolak kedatangan Nabi Isa as adalah karena menurut Nubuatan kedatangannya, Almasih atau Mesiah dalam bahasa mereka, tidak akan turun sebelum Elia (Nabi Ilyas as) turun. Umat Yahudi meyakini Elia (nabi Ilyas as) masih hidup dilangit. Ketika Nabi Isa as mendakwahkan diri sebagai Nabi/Almasih yang dijanjikan, mereka menanyakan mana Elia yang dijanjikan. Nabi Isa as, mengatakan bahwa Yohannes (Yahya as)-lah Elia yang dijanjikan dalam Nubuatan tersebut. Ketika ditanyakan kepada Nabi Yahya as, Nabi Yahya mengatakan bahwa ia bukanlah Elia yang itu, Elia yang dimasa lalu tersebut sudah lama berlalu.
Nah disini pertanyaanya, apakah kita melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi yang menolak kedatangan Nabi Isa as??
Juni 29, 2008 pada 11:02 am
Sebagai muslim kita harus berhati-hati dalam menyikapai permasalahan Nabi Isa ini…karena Rasulullah sudah mengingatkan kita, bahwa nantinya diakhir zaman kita akan mengikuti kesalahan umat-umat terdahulu, sejengkal demi sejengkal..sehasta demi sehasta..jika umat terdahulu (yahudi dan nasrani) masuk dalam lubang niscaya umat Islam juga akan masuk pada lubang yang sama…
Di zaman Nabi Isa as, para pendeta parisee mengklaim mereka adalah pemegang teguh ajaran para Nabi, mereka adalah pemegang teguh ajaran Taurat..tetapi sejarah mencatat, ternyata mereka lah yang menzalimi Almasih yang dijanjikan ketika Almasih tersebut datang ditengah-tengah mereka…
sampai detik ini mereka masih menunggu kedatangan Almasih yang dijanjikan tersebut..padahal Isa Almasih yang dijanjikan datang ditengah-tengah mereka sudah lama berlalu…
Juni 29, 2008 pada 2:30 pm
Alhamdulillah gw dapat memahami dan menerima Ahmadiyah. Gw masuk ahmadiyah karena ini satu-satunya firqah islam yang punya KHALIFAH yang meneruskan Kenabian. Saran gw coba cari islam yang sesuai dengan nubuatan di akhir jaman, jangan pada saling memfitnah.
Juni 30, 2008 pada 2:57 pm
untuk piko kalo kamu menganggap bahwa telah baca Quran maka tidak perlu membaca yang lain adalah pemikiran yang sangat salah… apa gunanya Hadist? Paham Tak? terhadap pemahaman dan penafsiran quraan apa semua nya sudah satu persepsi? kalo sudah ada, maka tidak ada fitnah tidak ada peperangan antara suni dan siah. Yang paling penting buat PIKO pernyataan kamu yang menyatakan bahwa “Di dunia ini, yang menyesatkan justru yang mudah berkembang…contoh mabuk enak khan? Judi asyik khan? Sex bebas cihui khan? Islam melarang semua itu…tetap saja Islam berkembang dan bukannya dijauhi.” adalah pernyataan apa itu. Agamanya Islam penganutnya muslim orang muslim adalah yang mengamalkan ajaran islam, jadi kalo dia berjudi, mabok2an, sex bebas dia bukan muslim karena di abukan muslim maka ajaranya bukan ISLAM. PAHAM KO PIKO. harus ko bedakan itu. jadi kalo kau mendukung segala perkembangan perbuatan yang dilarang oleh ISlam maka kusimpulkan kau bukan muslim dan ajaran kau itu bukan ISLAM disini kunyatakan BAHWA KAU TIDAK BERHAK LAGI MENGKOMENTARI AJARAN ISLAM.
Untuk Mas RON ada beberapa buku yang komprehensip membahas tentang Ahmadiyya buku tersebut merupakan hasil disertasi dari seorang yang bukan Ahmadiyya begitu juga ada buku yang meneliti figur Mirza Ghulam Ahmad sebagai Imam Mahdi, buku ini dari hasil tesis yang penelitinya juga bukan dari ahmadiyya . jadi saya pikir buku tersebut komprehensip.
Juni 30, 2008 pada 3:05 pm
Untuk Piko sedikit lupa jangan bawa2 hukum kalo kau tidak paham tentang hukum. sejauh apa kamu paham tentang hukum di republik ini? berbicara tentang hukum apa yang nyatakan jelas uda melanggar hukum cak ko baca KUHPIDANA Pasal 310 dan 311 jo 355. jelas berap la ko di dalam penjara.
Juli 2, 2008 pada 2:40 am
Buku “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
Tersedia ditoko buku KALAM
Jl. Raya Utan Kayu 68-H, Jakarta 13120
Telp.8573388
Juli 2, 2008 pada 6:39 pm
Aduh segitu sempitnya cakrawala berfikir dari umat Islam saat ini.Knp sih,dalam memahami perbedaan saat ini orang seperti dibutakan dalam berfikir?sebuah pertanyaan,apakah sang pencipta telah membutakan hati dan pikirannya,Saya rasa untuk Mas Piko Tolong ketika berargument gunakanlah pemikiran yang objektif,bermetode, mempunyai dasar, tidak pada satu sumber.Ibaratkan nulis sebuah tesis kalo Daftar Pustakanya cuman sdkt,apa kata dosen?Sampah ni tulisan kamu…Mas piko,saya pikir anda sudah pahan tentang masalah yang dihadapi umat islam saat ini, Agama Terorislah, identik dengan kekeraanlah, carut marutlah kt anda.Tetapi hanya sebatas tentang mengetahui masalah aja tdk cukup.Saya yakin Pengetahuan anda tentang Ahmadiyya bisa dibilang nihil demikian juga dengan keislamannya.Kenapa?karena kemampuan anda hanya sebatas mengidentifikasi masalah saja cukup.Jadi kyknya kurang pantas kalau kita diskusi lebih jauh,karena ga cukup ilmu ente dan itu bebal pula.GUSDUR aja yang tamatan kairo yang bisa dibilang khasanah literatur islamnya cukup banyak, dia hanya mampu sebatas mendukung Ahmadiyya tdk meyakini..artinya msh kurang lg pemahaman Gusdur tentang islam.Apa lagi Mas PIKO,jawab sendirilah..Sekedar Informasi,kl sempet maen2 ke Prancis,coba deh iseng2 tanya ke masrakat sana,simpel aja.Kl kita tanya lokasi mesjid dmn?pasto sebagian besar masyarakat sana mengarahkan ke Mesjid Ahmadiyya bahkan mereka mau mengantarkan kita.Karena Image disana Bahwa Islam Ahmadiyyalah yang baik,tidak teroris dan tdk ada kekerasan.Jadi,ini sebuah bukti bahwa Ahmaduyyalah yang akan mengharumkan islam. Sekedar saran ya…Mas PIKO jgn sampe dicap orang dengan gelar “PIkiran KOtor”.
Juli 7, 2008 pada 7:22 pm
Wah nampaknya saya diserang oleh banyak simpatisan atau pengikut Ahmadiyya. Well, saya akui memang Ahmadiyya anti kekerasan di Eropa sana…that’s good!
Tapi selagi namanya perbedaan keyakinan, Anda yang menganut Ahmadiyya dan Anda yang tidak menganut Ahmadiyya akan selamanya berbeda karena memang keyakinan masing-masing berbeda. Muslim atau bukan Muslim juga hanya Alloh SWT yang tahu.
Sori kalau saya lupa mencantumkan sumber tulisan saya, sumber tersebut saya kutip dari Wikipedia.com. Jadi saya pikir tulisan tersebut sudah objektif dan bukannya saya mengada-ada.
Yang penting, jika Anda, sebagai penganut Ahmadiyya, yakin bahwa ajaran yang Anda imani adalah benar maka silahkan saja. Namun bagi saya, Ahmadiyya bukanlah ajaran yang saya imani. Dan konflik pasti akan terjadi, dari konflik argumen hingga fisik seperti yang terjadi di beberapa negara, jika masing-masing penganut sudah mulai memberikan pengaruhnya terhadap penganut ajaran lain.
Juli 7, 2008 pada 7:25 pm
Coba tolong di counter poin-poin isu yang saya utarakan. Dan apa yang membuat Anda yakin bahwa Islam yang dibawakan Muhammad SAW dan ajaran Mirza adalah sejalan? Dan apa yang berbeda?
Juli 8, 2008 pada 4:43 pm
TAK PERLU DIPERDEBATKAN LAGI YANG JELAS ISLAM ADALAH AHMADIYYA DAN AHMADIYYA ADALAH ISLAM. KALO MASIH RAGU SHOLAT LAH, BERDOA, MOHON PETUNJUK DARI ALLAH SWT. MINTA DENGAN ALLAH. KARENA BAGI HAMBA YANG MEMINTA KEPADANYA MAKA IA AKAN MEMBERIKANNYA.
WASSALAM
Juli 8, 2008 pada 9:53 pm
Begini pak pico,mengenai tulisan yang anda kutip dari Wikipedia.com saya pikir itu sangat subjektif.Kenapa?karena objektifitas itu tidak ada yang namanya justifikasi negatif ketika kita berbicara suatu perbedaan.Jadi untuk mengcounter tulisan tsb saya pikir tidak perlu karena tendensi dari tulisan itu sudah sangat jelas dan mengada-ngada dan bisa saya pastikan fakta tersebut 100 persen tidak benar.
Juli 9, 2008 pada 2:39 pm
memang betol dan pasti betol… tiap nabi yang diturunkan ALLAH SWt mana ada yang bs menerima dengan tangan terbuka. pasti ada yang menentangnya dengan segala macam dalil. RASULLAH SAW aja luar biasa mendapatkan tantangangan dari orang arab sendiri pada saat itu. Nah sekarang kalo di bilangArab menentang AHMADIYYA ya wajar2 lah kan Rasul aja kemeren2 di tentangnya. memang uda gitu otaknya dari sono. makanya Indonesia jangan ikut-ikutan.
September 12, 2008 pada 6:43 pm
Tertulis dalam Alkitab:
Tuhan Yesus berkata; Pada akhir jaman akan muncul banyak nabi-nabi palsu, tetapi lihatlah dari buahnya, engkau akan tahu kebenarannya.
September 12, 2008 pada 7:10 pm
Dan Alkitab mengatakan; pada saat menjelang akhir jaman akan muncul antikris, yang ingin membasmi umat kristini, tetapi Yesus Kristus akan datang kedunia untuk yang kedua kalinya diakhir jaman, Dia datang sebagai Juru Slamat umat kritiani dan sebagai Hakim Dunia.
Oktober 9, 2008 pada 10:43 pm
Debat apapun tentang kebenaran AHMADIYAH, baik argumen dalil ataupun logika pada saat ini nampaknya tidak dapat dilakukan lagi…solusi jitu adalah dengan bertanya langsung kepada YANG MAHA TAHU ALLAH SWT tentang benar atau tidaknya ajaran Ahmadiyah, serta kebenaran Mirza Ghulam Ahmad sebagai Utusan Allah, melalui do’a dan Shalat Istiharah, tapi sebelumya harus menetralkan pikiran terlebih dahulu, jangan sekali-kali ketika berdoa, saudara masih memplot pikiran pada kebencian thd Ahmadiyah, pokoknya betul-betul harus netral dan disetting bahwa kita ingin tahu kebenaran yang hakiki kepada Allah Swt.., Insya Allah Dia Yang Maha Menjawab Do’a akan menjawab pertanyaan saudara-saudara tsb, namun selanjutnya setelah pertanyaan saudara terjawab, APA YANG AKAN SAUDARA LAKUKAN???(silahkan jawab sendiri)……Yang pasti kekerasan fisik sampai kapanpun tidak diperbolehkan!!, silahkan tanya kepada hati nurani saudara..Ingat! jangan sampai kita termasuk kedalam manusia-manusia pembangkang, sombong dan perusak,.Kan Manusia adalah khalifah di muka bumi,. kan Manusia adalah makhluk sempurna ciptaan Allah, yang artinya adalah hanya manusialah wujud ciptaan Tuhan yang mampu memanifestasikan banyak sifat Allah Ta’ala, termasuk didalamnya sifat Pengasih dan Penyayang. Masa Allah Ta’ala aja menciptakan manusia dengan Kasih Sayang, kok ini manusia malah ingin merusak sesamanya (sampai-sampai terucap kata-kata yang mengerikan dari para pembenci AHMADIYAH, bahwa darah orang Ahmadiyah halal untuk dibunuh…Naudzubillah)…masih ingat sejarah Nabi Suci Muhammad Rasulullah Saw?..Seorang Khalid bin Walid dulunya adalah penentang Islam, sampai-sampai ia hampir berhasil membunuh Rasulullah, namun ternyata Allah berkehendak lain, akhirnya Khalid bin Walid sang penentang berubah menjadi Prajurit Islam Sejati…Apakah sejarah ini akan terulang kembali??…….
Oktober 10, 2008 pada 5:36 pm
Apabila kita baca Al Qur’an, maka 70% isinya adalah peringatan kepada manusia agar tidak mendustakan utusan Allah. Apabila manusia mengangkari utusan Allah, maka Allah mengatakan dengan tegas sanksinya adalah azab….azab…azab. Mana ada sih utusan Allah yang langsung diterima? Semua utusan Allah pada awalnya pasti ditolak. Hanya orang yang mau membuka hatinya, dapat menerima datangnya utusan Allah.
Ahmadiyah sudah 100 tahun lebih dan sudah mengalami berbagai tekanan dan penderitaan. Mesjid-mesjid Ahmadiyah dihancurkan dan rumah-rumah pengikutnya dibakar. Tetapi para pengikutnya tetap memegang keyakinannya. Para pengikut Ahmadiyah terus sabar . Fitnah dan pemutar balikan fakta terus dilakukan terhadap Ahmadiyah tetapi sebagaimana biasa kaun Ahmadiyah ini tetap menerimanya dengan sabar.
Coba lihat apa yang dikatakan terhadap paham Ahmadiyah: “Tazkirah dibilang kitab suci Ahmadiyah , Qur’annya dibilang berbeda, sahadatnya berbeda, sholatnya dibilang berbeda…..” sekarang ditambah lagi katanya orang Ahmadiyah menganggap orang yang tidak percaya Mirza Ghulam Ahmad sebagai sesat.” Ini semua merupakan pemutar balikkan fakta dan fitnah dari orang-orang yang mengaku dirinya paling benar. Semua fitnah itu tidak benar.
Perbedaan Ahmadiyah dengan main stream Islam hanya satu, Kaum Ahmadiyah percaya bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Imam Mahdi sebagaimana yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW.
Lain2 tidak ada perbedaan. Tadzikirah bukan kitab suci atau ajaran. Kalimat shahadat sama, Al Qur’an sama, Sholatnya sama, dan hajinya sama ke Mekkah. OK Brother?
Oktober 28, 2008 pada 10:30 pm
Buku “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
Penulis: Soegana Gandakoesoema
Penerbit: GOD-A CENTRE
Tersedia ditoko-toko buku distributor tunggal:
P.T. BUKU KITA
TELP. 021.78881850
FAX. 021.78881860
Desember 14, 2008 pada 10:32 pm
PIKO = PICIK, KOTOR
Desember 16, 2008 pada 5:40 pm
EGP = EMANG GUE PIKIRIN
Maret 31, 2009 pada 2:47 pm
Yang jelas Ahmadiyah benar, tuduhan-tuduhan di atas adalah tuduhan usang yang sudah berulangkali dijawab oleh Ahmadiyah, namun karena lantaran bebal orang yang memusuhi Ahmadiyah terus menerus memakai tuduhan dan fitnahan usang ini, kasian deh
April 9, 2009 pada 1:30 pm
perselisihan majlis ulama dan ahmadiyah kok tidak selesai selesai jnga jngan masalah ini perlu dibicarakan secara terbuka supaya umat tau dimana perselisihannya dan persamaanya ini jugakan baik untuk kedewasaan beragama masalah keyakinan itu masing masing tapi gimana kalau mui dan ahmadiyah berdiskusi ditelivisa tentang argumen argumen yang mereka miliki saya siap jadi moderatornya,apakah ada yang mau mensponsori telpon saya andi nur akan telp 021 98388071
April 9, 2009 pada 1:42 pm
perselisihan majlis ulama dan ahmadiyah kok tidak selesai selesai jnga jngan masalah ini perlu dibicarakan secara terbuka supaya umat tau dimana perselisihannya dan persamaanya ini jugakan baik untuk kedewasaan beragama masalah keyakinan itu masing masing tapi gimana kalau mui dan ahmadiyah berdiskusi ditelivisa tentang argumen argumen yang mereka miliki saya siap jadi moderatornya,apakah ada yang mau mensponsori telpon saya andi nur akan telp 021 07298388971 persoalan ini karna saya belajar tatamuka pulahan ulama dari majlis ualama dan mediskusikan dengan ulama ahmadiyah diantaranya ahmad nurdin ahmad chema mian abdul hate mavi idris masi banyak lagi yang tekemuka majlis ulama maupun ahmadiyah menurut penelitian saya masih banyak yang salah dan akan malu kalau saya beberkan didepan publik tetapi demi persaudaraan islam pngikut ahmadia maupu islam muhammadiyah saya tidak akan beberkan dan munkin orang yang terlindungi oleh langit itu tidak mungkin
April 11, 2009 pada 12:01 am
iya..itu betul…mas andi nur alam…setiap kali kesudahan diskusi itu ahmadi akan di kafirkan…. sebab islam ortodox sudah tidak ada benda yang nak di utarakan melainkan tuduhan palsu yang ahmadi sudah biasa dengar… dan yang lain perbedaan tafsiran saja… saya kenal benar cara pemikiran awk…. saya ada saudara macam awk… semua org salah.. dia saja yang betul…. jadi klu diskusi dengan org mcm awk tiada solusi… hanya membesarkan masalah saja…. ilmu itu bukan untuk dibanggakan jika tidak ulama itu akan jadi seteruk2 makluk….
April 15, 2009 pada 12:57 pm
ass. Maslah ahmadiyyah ini adalah masalah aqidah dan hidayah, kalau antum semua ragu dan takut sama Ahmadiyyah, coba antum sholat istiharoh minta sama yang Maha Mengetahui Allah Robul Alamin, apakah Ahmadiyyah ini sesat atau benar ? karena hanya Dia lah yang akan memberikan hidayah kepada kita , jangan memvonis si anu sesat si anu benar ?
Juni 18, 2009 pada 12:24 pm
Ass. Wr. Wb.
Sebenarnya yg dipaparkan diatas itu tidak benar, tentang Isu Keimanan, Islam , Ahmadiyyah dan Komentar Gue.
Orang Ahmadi syahadatnya sama dengan orang Islam, Kitab sucinya Alqur’an dan Naik Haji juga ke Mekkah. Jadi sebenarnya Ahmadiyah adalah implementasi islam sejati
ok. trims. wassalam
Oktober 22, 2009 pada 6:46 pm
gw bukan muslimah yang taat2 bgt sih, tapi gw suka baca2 buku2 tentang islam (apa aja). awalnya gw kira ahmadiyya juga ga bener tapi ternyata mereka sama2 aja kok baik rukun iman dan rukun islamnya.
permasalahannya hanya di “hataman nabiyyin”, menurut orang islam kebanyakan, hatam berarti penutup tapi menurut ahmadiyya hatam berarti mulia.
sekarang gini aja deh, manusia di dunia ini kan banyak wajar bgt kalo ada banyak perbedaan juga. Allah selalu mengajarkan kita untuk saling menghormati dan menghargai, jadi ga usahlah saling menyerang toh ahmadiyya juga ga pernah rese. malah FPI tu rese bgt! anarkis! ajaran islam ga pernah nyuruh kita utk melakukan kekerasan kan?
1 hal lagi yang penting, JANGAN PERNAH menjudge sesat pada 1 golongan karena sesungguhnya itu merupakan hak Tuhan. kewajiban kita adalah mencari kebenaran tanpa mengganggu kepentingan orang lain. ALLAH juga menjanjikan bahwa ajaran islam akan terus terjaga sampai akhir jaman, jadi biarin tangan tuhan yang kerja. kita ga usah repot2 sampe berbuat anarkis atau menjudge orang lain, salah2 nanti malah fitnah lagi, inget lho fitnah itu dosa besar!
di akhirat nanti kan juga kita dihisab sendiri2, jadi ga perlu ngurusin orang lain kan?hehe..
Oktober 31, 2009 pada 3:23 pm
1.Kaum Ahmadiyah percaya bahwa meletusnya gunung Krakatau di Indoneisa tahun 1883 adalah merupakan tanda datangnya Mujaddid abad ke-14. Ghulam Ahmad as.
2. Kaum Ahmadiyah wajin percaya pula, bahwa gempa bumi yang berkelanjutan 6 tahun terakhir ini, sunami dan meletusnya gunung-gunung berapi di Indonesia, adalah merupakan tanda-tanda telah datangnya Mujaddid abad ke-15 di Indonesia, Ahmad Ghazanawi alias SGNGK, sebagaimana telah diramalkan didalam kitab wahyu Tazdkirah Ghulam Ahmad as.
Apabila Ghulam Ahmad as. masih hiduo, pasti beliau akan mengikuti jejak Mujaddid abad ke-15 hijjra, tetapi kaum Ahmadiyah mengingjkarinya..
Hadits: Apabila Musa dan Isa datang sesudah Muhammad saw., maka mereka akan mengikuti jejak beliau, karena kalau tidak, berarti mereka bersifat Arbaban sesuai Ali Imran (3) ayat 80 dan At Taubah (9) ayat 31.
Salamun ‘alaikum daiman ila wa fi yaumiddiin.
Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi